Facial palsy, umumnya dikenal sebagai “mulut bengkok” atau “angin duduk”, adalah kelainan yang ditandai dengan gangguan gerakan wajah dan relatif umum, tanpa memandang usia. Di sini kita akan mempelajari lebih lanjut tentang deteksi dini kelumpuhan wajah. 1. Tes pengecapan Tes pengecapan dilakukan dengan menggunakan kapas medis yang dicelupkan ke dalam larutan garam 50% di bagian depan lidah pasien untuk menguji indera pengecapan. Ketika stetoskop dipukul dengan nada 512Hz, jika pasien merasakan suara yang jauh lebih keras di sisi yang terkena daripada di sisi yang sehat, dan jika ada rasa iritasi, hal ini mengindikasikan adanya alergi pendengaran. Tes air mata dilakukan dengan menggunakan kertas saring Schirmer. Prosedurnya adalah dengan menutup mata pasien secara perlahan dan berhenti selama 5 menit, jika kelembapan kertas saring di sisi yang terkena kurang dari 5 mm, pasien didiagnosis dengan air mata yang berkurang.