10 Tanda Utama Munculnya Kanker

Beberapa tanda peringatan tidak selalu berkembang menjadi kanker; tetapi bagi sebagian orang, pergi ke dokter lebih cepat dapat menyelamatkan nyawa mereka. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini dan tidak kunjung mereda, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda. Situs web majalah Prevention baru-baru ini merangkum 10 gejala pra-kanker yang perlu diperhatikan secara serius. Satu: Benjolan. Setiap benjolan aneh pada tubuh memerlukan perhatian medis. Dalam survei di atas, 7,5 persen orang melaporkan adanya benjolan yang tidak dapat dijelaskan. Sementara 67 persen responden pergi ke dokter, 77 persen tidak menganggapnya sebagai tanda yang serius. Kedua, batuk atau suara serak. Batuk adalah gejala yang sangat umum terjadi selama musim pilek (atau flu). Namun, jika Anda mengalami batuk yang terus-menerus, bisa jadi itu berarti kanker tenggorokan, paru-paru, tiroid, atau limfoma. Batuk (suara serak) adalah gejala yang paling umum di antara para responden. Ketiga, perubahan kebiasaan buang air besar. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr Whitaker, 18 persen responden mengalami perubahan waktu, jumlah atau bentuk buang air besar. Meskipun kelainan kecil ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau obat-obatan tertentu, namun hal ini juga bisa menjadi tanda kanker usus besar jika terjadi secara teratur. Keempat, perubahan aktivitas kandung kemih. Karena infeksi saluran kemih lebih sering terjadi pada wanita, perubahan aktivitas kandung kemih biasanya dianggap sebagai gejala lain dari infeksi saluran kemih. Namun, baik Anda seorang pria maupun wanita, jika Anda melihat adanya darah dalam urin Anda, desakan untuk buang air kecil dan rasa sakit saat buang air kecil, pastikan untuk meminta dokter Anda untuk memeriksa kanker kandung kemih, ginjal, atau prostat. Kelima, nyeri yang tidak dapat dijelaskan. Rasa sakit yang terus-menerus merupakan tanda peringatan dini bahwa tubuh mengirimkan sinyal peringatan bahwa bisa jadi itu bukan apa-apa, atau bisa jadi kanker tulang atau ovarium. Para ahli di American Cancer Society percaya bahwa rasa sakit akibat kanker berarti kanker telah menyebar. Jadi, ketika Anda mengalami nyeri yang tidak dapat dijelaskan, jangan ditahan, tetapi carilah bantuan medis. Dalam survei di atas, hanya 40 persen responden yang khawatir bahwa rasa sakit itu bisa menjadi masalah serius. Keenam, sakit tenggorokan yang berkepanjangan. Sakit tenggorokan yang berkepanjangan dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang serius, seperti kanker tenggorokan atau faring. Hampir 78 persen responden tidak menganggap sakit tenggorokan sebagai sesuatu yang serius. Tujuh: Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan. American Cancer Society melaporkan bahwa penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan sebanyak 4,5 kg atau lebih dapat menjadi tanda pertama kanker. Tanda peringatan ini lebih sering terjadi pada kanker pankreas, lambung, paru-paru atau kerongkongan. VIII. Kesulitan menelan. Perasaan tertekan di tenggorokan dapat disebabkan oleh saraf yang terlalu terstimulasi atau masalah pada sistem kekebalan tubuh, tetapi juga dapat menjadi tanda peringatan dini kanker kerongkongan, lambung atau tenggorokan. Sembilan: Pendarahan. Batuk darah dapat merupakan tanda kanker paru-paru, dan darah dalam tinja dapat merupakan tanda kanker usus besar (atau dubur). Jika seorang wanita mengalami perdarahan vagina yang tidak dapat dijelaskan, ia harus diperiksa untuk mengetahui adanya kanker serviks atau endometrium. Keluarnya darah dari puting susu dapat berarti kanker payudara, sedangkan air seni berdarah dapat berarti kanker kandung kemih atau ginjal. Perdarahan yang tidak biasa dapat terjadi pada semua stadium kanker. X. Perubahan pada tahi lalat kulit. Tujuh persen responden melaporkan adanya perubahan pada tampilan tahi lalat, bintik-bintik atau kutil, dan hanya 47 persen yang memeriksakan diri ke dokter. Yang lebih mengkhawatirkan, lebih dari 88 persen tidak menganggap gejala ini sebagai sesuatu yang serius, meskipun dapat menjadi tanda kanker kulit, yang sebagian besar dapat diobati.