Pasien tumor tidak perlu “berpantang” makan

Sebagian besar pasien dengan tumor ganas, terutama mereka yang berada pada stadium lanjut, menderita kehilangan nafsu makan, diet yang hambar, dan penurunan asupan makanan yang besar. Oleh karena itu, untuk semua pasien dengan tumor ganas, diet tidak boleh terlalu ketat dan resepnya tidak boleh terlalu sempit. Diet tinggi protein dan vitamin sesuai untuk mengimbangi konsumsi tumor yang berlebihan dan untuk meningkatkan fungsi kekebalan dan kemampuan anti-kanker tubuh. Mengenai klaim bahwa ikan, udang, dan makanan laut “berbulu”, saat ini tidak ada bukti ilmiah yang cukup. Selama bertahun-tahun pengamatan klinis, kami belum melihat adanya kasus kekambuhan atau kemunduran karena diet. Beberapa pasien telah makan banyak ayam, ikan, udang dan teripang, sementara yang lain telah makan daging kambing, kelinci dan anjing, tetapi tidak ada yang kambuh atau memburuk akibatnya. Menurut pendapat saya, jumlah tonik dan makanan laut tidak boleh terlalu banyak dalam satu waktu, tetapi harus dikonsumsi dalam jumlah kecil setiap hari, dan lauk pauk utama dan lauk pauk harus serasi, sehingga bergizi, lengkap, dan mudah dicerna dan diserap.