Biasanya, bayi berusia 6-8 bulan memiliki sistem pencernaan yang relatif matang dan dapat mengonsumsi beberapa sosis ikan kod segar dalam jumlah sedang. Ikan kod kaya akan protein, vitamin A, vitamin D dan DHA, yang dapat meningkatkan perkembangan penglihatan, tulang dan kecerdasan bayi Anda. Ikan ini juga mengandung berbagai asam amino dan asam lemak tak jenuh, yang sangat penting untuk perkembangan anak. Kandungan nutrisinya sangat mirip dengan kebutuhan anak dan mudah dicerna dan diserap, sehingga anak usia 6-8 bulan yang sudah diberi makanan pendamping ASI bisa makan ikan kod, sosis ikan kod, atau bola-bola ikan kod. Namun demikian, sosis ikan kod yang umumnya tersedia di pasar untuk orang dewasa mengandung berbagai bahan pengawet dan aditif, dan sebisa mungkin tidak boleh diberikan kepada bayi. Anda dapat menyiapkan bahan-bahan Anda sendiri, seperti ikan kod, brokoli dan tepung jagung, kemudian mencampurnya dan mengukusnya secukupnya untuk mendapatkan nilai gizi dan rasa yang lebih baik. Penting juga untuk dicatat bahwa beberapa bayi mungkin alergi terhadap ikan kod. Dianjurkan untuk memberi makan dalam jumlah kecil kepada bayi Anda pada awal periode pemberian makanan pendamping ASI dan kemudian amati jika tidak ada reaksi buruk yang ditemukan, maka jumlah makanan dapat disesuaikan dengan tepat.