(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun datang dengan segera dengan nyeri telinga yang terus-menerus setelah berenang. Pada pemeriksaan, anak tersebut ditemukan mengalami kongesti pada mukosa dan membran timpani saluran telinga luar dan peningkatan leukosit yang ditandai, dan oleh karena itu didiagnosis dengan otitis media akut pediatrik, jenis otitis media yang umum pada anak-anak. Menurut situasi spesifik anak tersebut, ia diberi pengobatan oral dengan antibiotik sefalosporin dan aplikasi topikal tetes telinga antibiotik, setelah itu nyeri telinganya hilang dan peradangan pada dasarnya terkontrol.
Informasi dasar】 Laki-laki, 5 tahun
Jenis penyakit】 Otitis media akut pada anak-anak
Rumah Sakit】Rumah Sakit Umum Zona Perang Utara
Tanggal Konsultasi】 Juli 2021
Rencana pengobatan】 Pengobatan (suspensi kering cefaclor secara oral, tetes telinga lomefloxacin hidroklorida secara topikal)
Masa Pengobatan】 6 hari pengobatan, diperiksa ulang sekali setelah 3 hari pengobatan
Efektivitas】Nyeri telinga menghilang dan peradangan pada dasarnya terkontrol.
I. Konsultasi awal
Anak berusia 5 tahun datang ke ruang gawat darurat karena sakit telinga. Orang tua mengatakan bahwa anak tersebut secara bertahap mengalami sakit telinga 3 hari yang lalu karena air di saluran telinga setelah berenang. Pada pemeriksaan, suhu tubuh anak normal dan pemeriksaan endoskopi menunjukkan mukosa yang sedikit tersumbat di saluran pendengaran eksternal dan membran timpani yang tersumbat dan bengkak. Tes darah menunjukkan jumlah sel darah putih yang secara signifikan lebih tinggi dan peningkatan proporsi leukosit polimorfonuklear.
II. Pengobatan
Setelah jelas bahwa tidak ada kontraindikasi terhadap penggunaan sefalosporin, anak tersebut diberi pengobatan oral dengan suspensi kering cefaclor dan tetes telinga dengan lomefloxacin hidroklorida di saluran telinga untuk pengobatan antiinflamasi standar. Anak itu juga disarankan untuk makan makanan ringan dan menghindari mengorek telinga. Setelah 6 hari menjalani rawat jalan, gejala sakit telinga anak tersebut membaik secara signifikan.
III. Efek pengobatan
Setelah 3 hari pengobatan, tes darah rutin anak diulang di rumah sakit kami. Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah sel darah putih telah menurun secara signifikan, dan kemerahan serta penyumbatan saluran telinga luar awalnya telah pulih. Peradangan pada dasarnya terkendali.
IV. Catatan
Saya sangat senang bahwa anak tersebut sembuh dari penyakitnya setelah pengobatan yang cepat dan terstandardisasi tanpa efek samping pada anak tersebut. Namun, setelah anak sembuh dari penyakit ini, kita perlu memperhatikan untuk menghindari meniup hidung dengan keras jika anak mengalami pilek, dan untuk mengambil tindakan perlindungan saat berenang di musim panas. Pada saat yang sama, penting bagi anak untuk lebih banyak berolahraga, makan makanan yang ringan dan sehat, serta mempertahankan rutinitas rutin untuk membantu memperkuat tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
V. Wawasan pribadi
Otitis media akut pada anak-anak adalah penyakit yang sangat umum dalam otolaringologi. Setelah timbulnya penyakit ini, anak-anak sering kesakitan karena rasa sakit yang jelas di telinga. Pada kasus ringan, antibiotik oral dapat diberikan, sedangkan pada kasus yang parah, cairan intravena harus segera diberikan untuk menghindari penundaan kondisi dan mempengaruhi pendengaran anak.