Apa saja aplikasi klinis dari toksin Botulinum tipe A?

  Botox telah diizinkan oleh FDA sejak tahun 1979 untuk pengobatan strabismus dan blepharospasm sejak usia 12 tahun. Seiring dengan perkembangan penelitian, toksin Botulinum tipe A digunakan dalam berbagai bidang termasuk oftalmologi, neurologi, ortopedi, dan bedah kosmetik.  Ringkasan awal memiliki indikasi utama sebagai berikut: 1. Kerutan pada wajah.  2. Alis yang terkulai, meninggi atau asimetris.  3. Kejang kelopak mata.  4. Leher miring yang kejang.  5. Pita serviks yang lebar.  6. Hipertrofi kelopak mata bagian bawah.  7. Hipertrofi sederhana pada otot gigitan.  8, Sindrom saraf ototemporal.  9, Kelainan bentuk wajah akibat regenerasi abnormal pada saraf wajah.  10, Perawatan tambahan, yaitu untuk menghilangkan kerutan dengan laser dan pengisi jaringan lunak.