Beberapa kiat tentang cara menghilangkan bau mulut dengan terapi makanan

  Bau mulut, yang dapat mengganggu dan memalukan bagi orang lain, adalah masalah kecil yang tidak boleh dianggap enteng. Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada kesehatan dan dapat berdampak psikologis. Berikut 9 tips dari ahli gizi Amerika dan penulis The Food Bible, Gillian McKeith, untuk membantu Anda menghilangkan bau mulut, seperti dilansir Fox News.  1. Makan makanan mentah dan minum jus: Makan makanan tertentu secara mentah dan minum jus dapat membantu mengurangi racun pencernaan, yang pada gilirannya dapat membantu meredakan bau mulut.  2. Millet: Millet sereal yang sehat dapat mengurangi pertumbuhan bakteri mulut. Tambahkan seledri dan adas ke dalam diet millet Anda untuk pencegahan halitosis yang lebih baik.  3, dadih kacang: dadih kacang kaya akan klorofil, yang memiliki efek membersihkan mulut dan usus dan meningkatkan pencernaan.  4, kecambah alfalfa: kecambah alfalfa adalah bahan utama dalam coleslaw, yang membantu membersihkan gigi dan menyegarkan napas.  5.Hindari gula dan karbohidrat olahan: makanan seperti itu tidak hanya menyebabkan kerusakan gigi, tetapi juga membuat ragi saluran pencernaan dan mikroorganisme berbahaya sangat meningkat.  6. Obat-obatan dan suplemen: klorofil cair, enzim pencernaan dan kapsul penghambat enzim, semuanya bermanfaat untuk menyegarkan napas. Para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi enzim pencernaan bersama makanan untuk meningkatkan pencernaan dan penguraian makanan serta mencegah produksi gas yang tidak menyenangkan.  7, mengunyah seledri: jika obatnya tidak tepat, mungkin ada baiknya mengunyah seledri yang dikunyah setelah makan, secara efektif dapat menghilangkan bau mulut.  8, makan buah sendiri: buah paling baik dimakan sendiri, jangan makan dengan makanan lain bersama-sama.  9, sikat gigi: sikat gigi 2-3 kali sehari, dan sikat lidah Anda di pagi hari. Penting juga untuk menggunakan benang gigi untuk membersihkan celah di antara gigi Anda. Selain itu, Anda harus mengunjungi dokter gigi Anda secara teratur. Jika ditemukan penyakit gigi, maka harus diobati sejak dini.