Pemeriksaan pasien pneumotoraks setelah sembuh menunjukkan adanya nodul paru, yang dapat berupa nodul jinak atau nodul ganas.
Akibat rangsangan debu, asap minyak, tembakau dan zat lainnya, peradangan kronis dapat terjadi pada paru-paru. Setelah peradangan kronis terjadi, jaringan akan berkembang biak dan membentuk nodul paru-paru, yang merupakan nodul jinak.
Nodul ini bersifat jinak. Nodul paru juga termasuk nodul ganas, yang biasanya merujuk pada kanker paru. Batas nodul tidak jelas, dan dapat berbentuk seperti duri dan tidak beraturan, serta terkadang terlihat tanda vakuola, yang dapat dideteksi saat pemeriksaan CT.
Jika nodul muncul di paru-paru, jika dianggap jinak, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin, dan jika dianggap ganas, perlu dilakukan pembedahan.