Ekokardiografi janin

Penyakit jantung bawaan merupakan penyebab utama kematian janin, dengan angka kematian sekitar 6 per 1.000. Diagnosis prenatal yang akurat dapat meningkatkan prognosis bayi, terutama penting pada kasus penyakit jantung bawaan yang bergantung pada kateter. Ekokardiografi janin dianggap sebagai salah satu tes yang paling penting untuk evaluasi prenatal malformasi kardiovaskular janin, dan kami adalah yang pertama di provinsi ini yang melakukan ekokardiografi janin. Apa yang dimaksud dengan Ekokardiografi Janin? Ekokardiografi Janin adalah teknik yang menggunakan teknologi elektronik modern dan prinsip-prinsip ultrasonografi untuk memeriksa jantung janin, yang bersifat non-invasif, tidak menimbulkan rasa sakit dan sangat dapat direproduksi, serta dapat mengamati struktur bilik jantung, ketebalan otot jantung, morfologi dan aktivitas katup, serta fungsi jantung. Ekokardiografi janin adalah salah satu dari tingkat keempat ultrasonografi yang ditargetkan untuk pemeriksaan prenatal. Siapa saja calon ibu yang memerlukan Ekokardiografi Janin? Secara umum, ekokardiogram janin harus dilakukan jika faktor risiko tinggi untuk penyakit jantung bawaan teridentifikasi pada kelompok risiko rendah. Faktor risiko janin untuk penyakit jantung bawaan meliputi faktor risiko ibu dan janin. Meskipun ekokardiografi janin merupakan evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan fungsi jantung janin, namun tidak dapat mendeteksi semua penyakit jantung bawaan karena berbagai faktor seperti ketebalan dinding perut ibu hamil, jumlah cairan ketuban, dan posisi janin di dalam rahim, dan hanya dapat mendeteksi sekitar 70-80% penyakit jantung bawaan, serta cacat septum atrium, cacat septum ventrikel, dan kelainan pembuluh darah ekstrakurikranik dengan mudah terlewat. Selain itu, beberapa penyakit jantung bawaan hanya muncul pada akhir kehamilan, dan pada akhir kehamilan karena pengaruh bayangan akustik kalsifikasi tulang janin, serta alasan seperti obesitas ibu atau posisi tengkurap janin, membuat pemeriksaan menyeluruh pada jantung janin menjadi sangat sulit, yang juga menyebabkan beberapa kesulitan dalam mendeteksi beberapa penyakit jantung bawaan janin.