Tes pendengaran untuk bayi di bawah usia satu tahun tidak jarang dilakukan di pusat-pusat audiologi saat ini, dan balita serta anak-anak di usia akhir prasekolah juga merupakan bagian besar dari populasi tes audiologi. Apa yang harus diperhatikan oleh orang tua saat berkonsultasi dengan pasien-pasien muda ini? Tes pendengaran untuk bayi dan anak-anak dapat dibagi menjadi tes saat bangun dan tes saat tidur, tergantung dari alat audiometri yang digunakan. Tes pendengaran saat bangun tidur biasanya bersifat menyenangkan dan mengharuskan anak dalam suasana hati yang baik dan mau bekerja sama. Anda dapat membawa mainan favorit anak Anda. Untuk anak yang sudah bisa mendengar dan bermain, sebaiknya melakukan latihan intensif di rumah beberapa hari sebelum tes. Anak-anak yang memakai alat bantu dengar harus selalu memakainya, memeriksa kondisi mesin dan membawa baterai cadangan. Orang tua harus mengatur pola makan sesuai dengan waktu pemeriksaan dan tidak boleh terlalu kenyang atau berpuasa selama pemeriksaan. Selanjutnya adalah pakaian, sebaiknya kenakan kardigan untuk pemeriksaan medis agar lebih mudah untuk naik dan turun. Jika anak sedang sakit pilek atau flu, sebaiknya jadwalkan ulang janji temu di lain waktu. Jika kondisinya fit, hal ini dapat dilakukan dalam waktu sekitar 20 menit. Anak yang lebih kecil dengan gangguan pendengaran yang lebih parah mungkin memerlukan waktu lebih lama. Orang tua harus bersabar dan secara aktif bekerja sama dengan dokter, dan tidak boleh memarahi atau memarahi anak mereka. Emisi otoakustik dan potensi bangkitan batang otak pendengaran adalah bagian penting dari pemeriksaan pendengaran untuk pasien yang diduga mengalami gangguan pendengaran, dan juga diperlukan sebelum melakukan pembedahan, seperti implantasi rumah siput, yang membutuhkan gerakan minimal pada bagian tubuh lainnya, dan paling baik dilakukan saat tidur. Sebagian besar anak bergantung pada obat untuk tertidur, kecuali bayi yang dapat tertidur secara alami setelah menyusui dan menyusu. Sebagian besar pusat pendengaran menggunakan chloral hydrate, obat penenang yang sekarang secara umum dianggap memiliki efek samping yang minimal dan efek yang cepat; kekurangannya adalah rasanya yang pahit dan orang tua harus membawa ‘pemanis’ mereka sendiri seperti yoghurt atau jus buah untuk dikonsumsi. Ada juga suntikan obat penenang-hipnotis yang tersedia untuk digunakan. Orang tua harus diingatkan bahwa apa pun jenis obat penenang yang digunakan, sangat penting untuk mempersiapkan anak pada malam sebelum pemeriksaan dengan mengurangi waktu tidurnya menjadi setengah dari waktu yang biasa atau kurang dari itu. Jangan mengoleskan pelembab pada hari pemeriksaan, karena kulit dipersiapkan untuk membangkitkan potensi batang otak pendengaran. Tergantung dari pemeriksaan yang dilakukan, pemeriksaan dapat memakan waktu antara 30 hingga 90 menit.