Mengapa kanker terasa sakit di malam hari?

Pasien kanker mungkin merasakan nyeri pada malam hari, yang terutama terkait dengan postur tidur, pola makan, serta faktor lingkungan dan psikologis. 1 . Postur tidur dapat menyebabkan nyeri pada malam hari pada pasien kanker. Saat tidur, efek kompresi tubuh serta aktivitas yang tidak disengaja saat tidur dapat menyebabkan rangsangan langsung ke lokasi kanker yang menyebabkan nyeri. Beberapa tumor ganas pada tungkai dan badan yang dekat dengan tempat tidur dapat menyebabkan rasa sakit karena kompresi langsung, dan juga dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan karena tabrakan atau rangsangan pada bagian-bagian ini selama membalikkan badan. 2 . Faktor makanan juga berpengaruh pada nyeri kanker. Tumor saluran cerna, makan terlalu banyak saat makan malam, dapat menyebabkan sekresi asam lambung yang berlebihan, peningkatan gerak peristaltik usus dan peningkatan ketegangan toleransi usus karena kesulitan mencerna makanan itu sendiri, yang akan menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Secara khusus, beberapa jenis kanker pada saluran cerna sangat rentan terhadap masalah ini. Tumor pada bagian ini dapat mengalami gangguan fungsi pencernaan dengan sendirinya, selain itu, tumor saluran cerna sebagian besar disertai dengan berkurangnya volume rongga yang disebabkan oleh pertumbuhan tumor, dan banyaknya ketidaknyamanan pola makan menyebabkan sulitnya mencerna makanan, serta waktu makan malam yang berdekatan dengan waktu tidur, sehingga akan memperparah masalah ini dan menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada malam hari. 3, Pada kebanyakan pasien, respons terhadap nyeri persisten bersifat otonom. Pada malam hari, lingkungan relatif tenang, paparan pasien terhadap rangsangan eksternal akan relatif berkurang, dan pasien akan terlalu mengkhawatirkan sensasi fisiknya sendiri karena hilangnya kekuatan mental dan fisik yang disebabkan oleh nyeri kanker. Pasien yang rasa sakitnya tidak terlihat jelas pada siang hari mungkin akan merasakan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kanker pada malam hari. Kadang-kadang, tidak hanya rasa sakit, tetapi juga iritabilitas dan depresi dapat terjadi. Secara khusus, pasien dengan kanker hati, kanker pankreas, dan tumor saluran cerna dengan gejala obstruksi usus dapat menunjukkan suasana hati yang sangat buruk. Pasien kanker mungkin merasakan nyeri yang lebih jelas pada malam hari. Oleh karena itu, anggota keluarga perlu lebih perhatian di malam hari dan memperhatikan perubahan pasien selama waktu ini.