Penyebab umum suara serak

“Suara serak? Dan pilek dan flu, minum obat flu ……” Banyak orang yang tiba-tiba menjadi serak, sebagian besar tidak terlalu serius, oleh karena itu beberapa orang menunda diagnosis dan pengobatan. Sebenarnya ada banyak penyebab suara serak, suara serak adalah gejala yang umum terjadi, hal ini disebabkan oleh lesi laring yang mempengaruhi kualitas suara, polip vokal yang umum terjadi, nodul pita suara, radang tenggorokan kronis, radang tenggorokan akut, tumor jinak dan ganas pada laring, kista vokal, kelumpuhan pita suara, faringolaringitis refluks, dan lain sebagainya. Secara khusus sebagai berikut: 1, polip vokal, nodul pita suara, laringitis kronis: pasien memiliki pengucapan yang berlebihan, seperti bicara berkepanjangan, berteriak, menangis dalam waktu lama dengan riwayat kesehatan, atau dengan suara yang tidak sesuai, kebiasaan membersihkan suara, sering kali rangsangan tembakau dan alkohol pada riwayat kesehatan, radang tenggorokan kronis dan nodul pita suara awal kelainan pada fonasi untuk fonasi yang lebih terputus-putus, bersuara lebih lama setelah suara serak, bila lesi pita suara terlihat jelas, tetapi juga bisa tampak persisten! Ketika lesi pita suara terlihat jelas, suara serak yang menetap juga dapat terjadi, sedangkan nodul pita suara dan polip pita suara sebagian besar dimanifestasikan sebagai suara serak yang menetap. 2, disertai dengan sakit tenggorokan, nyeri menelan, setelah demam dingin, mungkin faringitis akut. Sakit tenggorokan yang parah, lama tidak sembuh, tetapi juga pertimbangkan kemungkinan tuberkulosis laring atau tumor ganas. 3. Suara serak, atau bahkan menusuk telinga, disertai obstruksi laring, batuk, darah dalam dahak, disertai massa leher, pasien yang lebih tua harus waspada terhadap kemungkinan kanker laring; selain itu, suara serak juga dapat terjadi setelah kompresi saraf laring oleh tumor ekstra laring, seperti karsinoma esofagus, karsinoma paru, tumor tiroid, tumor mediastinum, dan sebagainya. Kelumpuhan pita suara juga dapat menyebabkan suara serak. Kelumpuhan pita suara bilateral juga dapat menyebabkan sesak napas. 5, kehilangan suara secara tiba-tiba, atau serendah bisikan, tetapi tertawa dan batuk bisa sangat normal, mungkin suara serak histeris. Laringoskopi saat ini untuk melihat kelainan lipatan vokal ke dalam, tetapi setelah batuk, lipatan vokal bisa normal ke dalam. 6, sensasi benda asing di laring, disertai batuk, mudah terdengar lelah, atau memiliki kesenangan sebelum tidur, atau sering mengalami refluks asam, bersendawa, mungkin juga faringitis refluks. 7, selain trauma, termasuk dislokasi krikoid, dan kerusakan fisik dan kimiawi pada laring dapat menyebabkan suara serak. Suara serak harus diperiksa dengan laringoskopi untuk menentukan penyebab penyakit dan mengobatinya secara efektif.