Berapa lama pemantauan janin dilakukan?

Pemantauan janin secara klinis disebut sebagai pemantauan denyut jantung janin. Biasanya, satu sesi pemantauan denyut jantung janin berlangsung selama 20 menit, yang dapat diperpanjang selama 20 menit jika hasilnya tidak memuaskan. Pemantauan denyut jantung janin selama persalinan dan ketika oksitosin digunakan untuk menginduksi persalinan juga diperpanjang. Pemantauan denyut jantung janin merupakan tes yang umum dilakukan selama kehamilan dan persalinan. Pemantauan denyut jantung janin selama kehamilan adalah salah satu cara observasi jika terjadi gerakan janin dan denyut jantung janin yang tidak normal. Tindakan pencegahan pemantauan jantung janin: 1, dalam pemeriksaan prenatal normal, orang tanpa faktor risiko tinggi harus dimulai dari minggu ke-36 kehamilan, pemantauan jantung janin seminggu sekali; 2, orang dengan faktor risiko tinggi dapat ditingkatkan menjadi sekitar 32 minggu kehamilan; 3, wanita hamil lanjut dengan ketuban pecah dini, perdarahan vagina abnormal, persalinan prematur, kelainan gerakan janin dan kondisi lainnya, pemantauan jantung janin juga harus dilakukan; 4, pemantauan jantung janin saat melahirkan tidak hanya dapat mengetahui apakah janin Pemantauan detak jantung janin selama persalinan tidak hanya dapat mengetahui apakah janin mengalami hipoksia atau tidak, tetapi juga dapat digunakan untuk mengamati situasi kontraksi dan pengaruh kontraksi terhadap detak jantung janin, sehingga dapat memberikan jaminan dan dasar untuk keamanan persalinan dan perubahan metode persalinan (misalnya beralih dari persalinan normal ke operasi caesar).