“Fibroadenoma” tidak perlu ditakuti

  Fibroadenoma adalah kondisi payudara yang umum terjadi pada masa pubertas dan sering kali muncul sebagai benjolan yang tidak nyeri, tunggal atau multipel, halus, dapat bergerak, berbentuk bulat atau lonjong. Fibroadenoma umumnya jarang bersifat ganas, dengan literatur yang melaporkan kemungkinan keganasan 1 banding 1000. Fibroadenoma terkadang dapat tampak berlobulasi, dan pertumbuhan awal yang lambat tidak mudah dibedakan dari tumor berlobulasi atau sarkoma kistik berlobulasi, yang memiliki kecenderungan untuk berkembang menjadi sarkoma, suatu tumor ganas yang dapat memengaruhi kesehatan dan bahkan kehidupan.  Meskipun fibroadenoma lebih sering terjadi pada orang muda, tidak menutup kemungkinan fibroadenoma juga terjadi pada orang yang lebih tua, mungkin karena fibroadenoma terjadi saat mereka masih muda dan tidak terdeteksi, dan tidak jarang fibroadenoma baru terdeteksi saat mereka sudah lebih tua. Namun, karena insiden kanker payudara secara bertahap meningkat pada orang lanjut usia, maka perlu diperhatikan untuk mengidentifikasinya sebagai kanker payudara dan yang terbaik adalah melakukan pembedahan untuk pemeriksaan agar tidak salah mengira bahwa itu adalah tumor jinak dan menunda pengobatan.  Untuk alasan ini, jika dokter menemukan kemungkinan “fibroadenoma” pada payudara, ia harus memperhatikan beberapa hal: 1. Perhatikan apakah ada benjolan atau tidak. 1. Untuk pasien yang masih muda, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ultrasonografi untuk membantu menganalisis apakah tumornya “tunggal” atau “ganda”, sehingga tidak ditemukan beberapa kali dan diangkat beberapa kali, sehingga membuat payudara menjadi penuh dengan lubang.  2, untuk pasien muda, terutama pelajar, tidak terburu-buru untuk segera mengetahui setelah operasi, Anda dapat memilih jadwal waktu, tidak perlu takut, tidak perlu karena itu menunda belajar, bekerja.  3, untuk pasien yang lebih tua, setelah penemuan umum akan dilakukan pra-operasi untuk beberapa diagnosis banding, beberapa tes tambahan seperti: USG, mamografi, dll., tetapi tetap disarankan pemeriksaan penyakit operasi.  4 . Bagi wanita yang berencana untuk hamil, dianjurkan untuk melakukan pengangkatan benjolan sebelum hamil karena adanya perubahan fisiologis pada payudara selama kehamilan dan menyusui, kemacetan, edema, hiperplasia, ASI, dll. Mungkin benjolan akan membesar, mungkin karena adanya gangguan psikologis yang disebabkan oleh pertumbuhan tersebut.  5. Jika diagnosis sudah jelas, tidak ada obat yang dapat menghilangkan fibroadenoma dan menyelamatkan pasien dari pembedahan.  Kesimpulannya, tidak perlu takut dengan ‘fibroadenoma’ yang sebenarnya, tetapi penting untuk memiliki dokter yang berpengalaman, atau tes yang diperlukan, atau pemeriksaan bedah untuk menentukan apakah itu adalah ‘fibroadenoma’ yang sebenarnya.