Kunci dari pemeriksaan payudara sendiri adalah mendeteksi perubahan pada payudara. Pemeriksaan payudara sendiri paling baik dilakukan sebulan sekali, karena kondisi payudara berubah seiring dengan siklus menstruasi. Cara terbaik adalah memeriksanya pada waktu yang sama setiap bulannya, yaitu seminggu sebelum menstruasi. Jika Anda sudah mengalami amenorea, pemeriksaan sendiri dapat dilakukan pada hari yang sama di bulan yang sama menurut kalender. Amati ukuran dan bentuk payudara untuk melihat apakah simetris, dan apakah ada peradangan, air, kulit jeruk atau perubahan lain pada kulit. Amati apakah pembuluh darah di area kelenjar susu membesar, apakah posisi puting susu sama di kedua sisi, apakah ada retraksi puting susu, ulserasi, luapan puting susu, dan sebagainya. Apakah kedalaman warna areola seragam, apakah bentuknya bulat. 2, palpasi payudara Saat memeriksa kelima jari secara bersamaan, gunakan permukaan telapak tangan dan bagian depan telapak tangan untuk menyentuh payudara. Saat memeriksa sisi kiri, gunakan tangan kanan, dan saat memeriksa sisi kanan, gunakan tangan kiri, dan jangan mencubit payudara, agar tidak salah mengira jaringan payudara yang normal sebagai benjolan payudara. Urutan palpasi berlawanan arah jarum jam, dimulai dari kuadran dalam atas, diikuti oleh kuadran dalam bawah, kuadran luar bawah, kuadran luar atas, area areola, dan terakhir ujung kelenjar, agar tidak terlewatkan, dan telapak tangan perlu digunakan dengan sejumlah tekanan. Saat meraba, perhatikan mobilitas payudara, apakah ada nyeri tekan, dan apakah ada benjolan.