Infeksi nifas berbahaya bagi tubuh ibu dan berdampak negatif pada pemberian makan bayi baru lahir, dan merupakan penyebab kematian ibu. Dengan tingkat prevalensi 1-7,2%, sangat penting bagi para ibu untuk mengetahui cara mencegah infeksi nifas. Apa yang dapat menyebabkan infeksi nifas? Ada banyak penyebab infeksi nifas, misalnya, desinfeksi yang buruk selama persalinan, yang dapat membawa kuman ke dalam vagina, atau adanya lesi inflamasi di bagian lain tubuh ibu, seperti saluran pernapasan dan saluran kemih, yang juga dapat menyerang vagina melalui tangan dan peredaran darah, menyebabkan infeksi. Selain itu, karena kerusakan yang terjadi pada rahim, leher rahim dan vagina selama persalinan, wanita tersebut secara fisik kelelahan, lemah dan memiliki daya tahan tubuh yang buruk, yang juga menciptakan kondisi untuk infeksi nifas. Untuk mencegah infeksi nifas, harus memperhatikan pencegahan dan hal-hal berikut: 1. Perhatikan kebersihan diri, tingkatkan gizi secukupnya dan perbanyak minum air putih. Pencegahan harus dimulai selama kehamilan. 1. Selama kehamilan, perhatikan kebersihan diri, perhatikan setiap keputihan yang abnormal, bau dan gatal-gatal, dan secara aktif mengobati vaginitis dan infeksi di daerah lain; 2. Dalam kasus ketuban pecah dini, persalinan lama dan perdarahan postpartum, pengobatan antibiotik harus diberikan tepat waktu untuk menghindari infeksi sistemik dan infeksi nifas berikutnya; 3. Jika terjadi infeksi nifas, maka harus segera diobati. 4. Pastikan asupan nutrisi, berikan diet tinggi protein, tinggi serat, dan pastikan asupan cairan yang cukup; 5. Pantau suhu, embun, dan rasa sakit pascakelahiran dengan cermat, simpan catatan observasi, bantu ibu untuk merawat perineum dengan baik dan menjaga kebersihan vulva.