Perawatan Implan Luka Bakar – Terapi Kompresi Terapi kompresi: Masker dan selongsong elastis leher yang terbuat dari kain elastis digunakan untuk memberikan tekanan terus menerus pada area implan dengan tujuan mencegah dan mengurangi kontraktur hiperplastik pada area implan dan bekas luka pinggir. Metode ini sederhana, mudah dilakukan, efektif, dan cocok untuk pasien dengan implan yang layak tanpa residu traumatis. Metodenya adalah sebagai berikut: (1) Fabrikasi: Selongsong elastis leher dipotong sesuai dengan lingkar leher pasien dan Velcro dijahit pada sambungannya. Pelindung wajah juga tersedia dan biasanya dibeli dari dokter spesialis luka bakar. ②Pemakaian: Sejak awal, pasien membutuhkan bantuan anggota keluarga untuk mengenakan masker, yang dilapisi dengan 1 hingga 2 lapis kain kasa, diletakkan mendatar dan direkatkan dengan Velcro untuk tekanan. Selain mencuci dan memijat setiap hari, pada prinsipnya masker harus dipakai terus menerus selama 24 jam dan dipakai selama enam bulan hingga satu tahun. ③Meningkatkan efek terapeutik: masker harus diisi dengan gulungan kain kasa di akar kedua sisi hidung saat dipakai untuk mencapai kekuatan yang merata di semua bagian dan meningkatkan tekanan wajah. ④Memperkuat adaptasi: Pada tahap awal pemakaian, pasien mungkin mengalami ketidaknyamanan, seperti pusing dan napas yang agak tersengal-sengal, yang sebagian besar normal. Jika gejala ini terus memburuk dan tidak berkurang, pemasangan harus dihentikan sementara dan konsultasi ke rumah sakit jika memungkinkan. ⑤ Lindungi trauma: Ketika terjadi trauma kecil, Anda dapat terus memakainya. Sebuah lubang kecil harus dipotong di bagian yang sama dari selongsong elastis untuk mengekspos trauma dan menjaganya tetap kering untuk memfasilitasi penyembuhan.