Untuk pengobatan asam lambung dan refluks, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyesuaikan kebiasaan hidup dan pola makan Anda. Anda dapat makan lebih sedikit dan lebih banyak makanan, kurangi makanan berlemak tinggi, kurangi cokelat, kurangi kopi, dan kurangi makanan pedas dan merangsang. Jangan berbaring untuk beristirahat segera setelah makan, dan yang terbaik adalah tidak makan lagi 2-3 jam sebelum tidur di malam hari. Angkat kepala tempat tidur Anda 10-20cm ketika Anda tidur. Juga cobalah untuk menghindari aktivitas yang meningkatkan tekanan perut, seperti membungkuk, mengenakan pakaian dan celana panjang yang ketat, dan mengangkat benda berat. Ketika gejalanya parah, pengobatan dapat dilakukan dengan obat-obatan. Ada dua kategori utama obat yang biasa digunakan, salah satunya adalah obat untuk menghambat sekresi asam lambung, termasuk penghambat pompa proton, antagonis reseptor H2, dan antasida. Obat-obatan yang umum digunakan termasuk kapsul enterik omeprazole, kapsul enterik natrium pantoprazole, kapsul ranitidin hidroklorida, tablet famotidin, tablet magnesium aluminium karbonat, dan tablet aluminium hidroksida majemuk. Jenis obat lainnya adalah obat yang meningkatkan motilitas gastrointestinal, yang dapat mengurangi terjadinya refluks. Obat-obatan yang umum digunakan antara lain tablet domperidone, tablet mosapride citrate, tablet itopride hydrochloride, dll.