Bayi berusia 20 hari dengan hidung bengkak

Suara mengi dan gemericik pada hidung bayi berusia 20 hari menandakan hidung berkerak atau ingus yang menyumbat lubang hidung, atau bisa juga disebabkan oleh iritasi inflamasi. Orang tua dapat mengamati rongga hidung bayi mereka dan memilih metode yang tepat untuk membantu meringankan gejala-gejala tersebut di bawah bimbingan dokter. Penyebab umum 1, penyumbatan sekresi: rongga hidung bayi yang baru lahir sempit, sekresi tidak mudah keluar tepat waktu, kerak hidung atau penyumbatan rongga hidung, mengakibatkan bayi sulit bernapas, hidung akan tampak terengah-engah dan suara terengah-engah; 2, rangsangan peradangan: 20 hari tubuh bayi belum berkembang sempurna, saluran hidung sempit, kaya akan pembuluh darah, bila dirangsang oleh perubahan lingkungan luar yang terinfeksi peradangan, mudah menyebabkan Mukosa hidung tersumbat dan bengkak, dan saluran hidung tersumbat dan tidak berventilasi, sehingga akan timbul suara terengah-engah. Jika sekresi berada di bagian luar lubang hidung, Anda juga dapat menggunakan pinset kecil atau kapas kecil untuk membersihkannya dengan lembut. 2. Saat mukosa hidung bayi menjadi bengkak, Anda dapat menggunakan handuk panas untuk menghangatkan akar hidung bayi, atau memijat bayi dengan lembut dari sudut mata dengan ibu jari dan jari kanan dari atas ke bawah, yang secara efektif dapat meredakannya. Hal ini secara efektif dapat meringankan gejalanya. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kehangatan bayi Anda. Ketika hidung bayi Anda mengembang dan terengah-engah, perhatikan perubahan abnormal lainnya, seperti menangis dan peningkatan suhu tubuh, dll. Jika ada perubahan, Anda harus membawa anak Anda ke rumah sakit tepat waktu untuk menghindari penundaan.