Pelatihan sensorik untuk anak usia 1 hingga 3 tahun dan apa saja poin-poin pentingnya

13 – 15 bulan Latihan keseimbangan ontogeni dan vestibular: ① Dapat berlatih berjalan secara mandiri dan menarik mainan ke depan. ② Dorong anak untuk berjalan ke samping dan ke belakang untuk beberapa langkah. ③ Anak dapat menarik tangan menaiki tangga. Meskipun anak tidak memiliki keseimbangan yang baik, ia dapat memahami konsep tinggi dan rendah. ④Setelah latihan, anak dapat menyusun 3 sampai 4 balok, bermain dengan mainan dongkrak, pulpen dan pensil, menyusun potongan-potongan gambar, manik-manik benang dan mainan pancing, dan memegang pulpen untuk mencoret-coret. Belajar menggunakan sendok untuk memasukkan makanan ke dalam mulut dan minum dari cangkir.  Latihan taktil: bermain dengan air, tanah dan pasir, berenang, berjalan tanpa alas kaki, bermain dengan anak-anak yang membutuhkan kontak fisik.  16-18 bulan: latihan keseimbangan proprioseptif dan vestibular: ①Jongkok untuk mengambil benda, lalu berdiri dan berjalan lagi, berjalan ke samping dan ke belakang. ②Berpegangan pada pagar untuk berjalan naik dan turun tangga dan mulai belajar berlari. ③Berlatih menggambar garis, membaca buku, mengambil benda dari botol, membangun menara kayu dari 4 balok dan merobohkannya. ④Berkeliling dan bermain di kursi putar dan ayunan jenis kursi.  Latihan taktil: menendang dan melempar bola dengan kaki terangkat dan berjalan tanpa alas kaki.  19 – 21 bulan Latihan keseimbangan proprioseptif dan vestibular: ①Latih anak Anda untuk berjalan mundur dan menyamping dengan mantap, berjalan di atas balok keseimbangan, dan berlari melewati rintangan. ②Membiarkan anak belajar melipat kertas sederhana, teka-teki, dan meronce manik-manik. Anak akan dilatih untuk menggunakan cangkir, mangkuk dan sendok untuk minum dan makan sendiri. Melatih anak Anda untuk menarik garis horizontal atau vertikal secara akurat.  22-24 bulan Latihan keseimbangan ontogeni dan vestibular: ①Melatih anak untuk berlari dengan mantap dan jarang terjatuh. ②Mampu berpegangan atau naik ke atas secara mandiri. ③Melatih anak untuk melompat di tempat dengan kedua kaki dari tanah pada saat yang sama, lompat katak dan lompat kelinci. ④Bantu anak Anda belajar bermain permainan seperti merangkai manik-manik, membuka pintu dan kait, melipat kertas dan membaca buku halaman demi halaman, menggunakan pena untuk menggambar garis dan lingkaran vertikal, dan membangun hingga 7-8 lapis balok atau memasukkan sisipan.  25-30 bulan Latihan keseimbangan ontogeni dan vestibular: (1) Melatih anak naik tangga secara bergantian dengan kedua kaki secara mantap dan mandiri, turun tangga secara mandiri, dan berdiri dengan satu kaki. ②Belajar mengendarai sepeda roda tiga. ③ Dorong anak Anda untuk melompat turun pada anak tangga yang rendah dan naik ke tangga yang lebih tinggi dengan tepat ketika gerakannya sudah dikuasai dan stabil. ④ Anda dapat mengajari anak Anda untuk menggambar beberapa bentuk sederhana seperti garis lurus, garis horizontal, dan lingkaran. Anda dapat secara sadar melatih anak Anda untuk meronce manik-manik dengan tali tipis, bermain dengan balok dan mainan puzzle, dan membangun beberapa mobil, kereta api, menara, dan gerbang dengan balok. ⑤ Belajar berenang.  31-36 bulan Latihan keseimbangan ontogenik dan vestibular: (1) Doronglah anak Anda untuk berdiri dengan satu kaki, melompat dengan satu kaki, berjalan dengan ujung jari-jari kaki, melompat atau meloncat jauh atau menuruni anak tangga dengan kedua kaki dari tanah (perhatikan keselamatan anak). Gunakan kedua kaki secara bergantian saat menuruni tangga. ③Melewati rintangan. ④Mengendarai kereta dorong roda tiga, sepeda, dll. ⑤Menggunting kertas, menggambar sederhana, dan secara bertahap belajar mengenakan pakaian dan kancing. ⑥Belajar berenang.