Penanganan mati rasa pada kaki memerlukan pendekatan yang berbeda, tergantung pada penyebab mati rasa. Jika mati rasa disebabkan oleh jongkok yang tidak banyak bergerak atau berkepanjangan, dapat diatasi dengan aktivitas yang tepat. Jika mati rasa disebabkan oleh diabetes, diperlukan kontrol gula darah aktif dan pengobatan yang menutrisi saraf, seperti methylcobalamin. Jika mati rasa disebabkan oleh trombosis serebral atau infark serebral, diperlukan pengobatan anti-trombotik, peredaran darah, dan pengobatan yang menutrisi saraf, seperti aspirin oral dan tablet methylcobalamin. Jika mati rasa di kaki disebabkan oleh herniasi cakram lumbal yang menekan akar saraf, maka pijat, traksi dan fisioterapi harus digunakan untuk mengurangi kompresi akar saraf, dan mecobalamin oral atau vitamin B harus diberikan untuk menyehatkan saraf.