1 . Manifestasi umum Gejala inti adalah sangat bahagia, santai, riang, tersenyum, ceria, tanpa kesulitan (emosi tinggi), beberapa orang menunjukkan amukan pada hal sekecil apa pun atau sedikit kekurangan kebijaksanaan (mudah tersinggung), pada kasus yang sangat mudah tersinggung dapat muncul perilaku impulsif. Pasien merasa bahwa pikirannya menjadi sangat tajam, cerdas dan responsif. Pasien merasa nyaman dengan dirinya sendiri dan membesar-besarkan kemampuan, kekayaan, dan statusnya, percaya bahwa ia mampu melakukan hal-hal besar dan menghasilkan banyak uang (waham yang berlebihan). Pasien sangat aktif, sosial, usil, ingin melakukan hal-hal besar, ingin melakukan banyak hal, selalu sibuk dan hijau (perilaku yang meningkat). Pasien sangat energik, kurang tidur dan tidak lelah. Orang tersebut memiliki kecenderungan untuk terjebak dalam apa yang terjadi di sekitarnya dan mudah teralihkan perhatiannya (berubah-ubah mengikuti situasi), terlalu optimis tentang hasil akhir dan bertindak gegabah dan tanpa mempedulikan konsekuensinya. Menghabiskan uang, mencari kesenangan dan membelanjakan uang dengan bebas. Konflik dengan lingkungan sekitar dan perilaku impulsif. Meningkatnya hasrat seksual dan perilaku seksual yang sembrono. Pada keadaan manik, pasien merasa nyaman dengan dirinya sendiri dan biasanya tidak memiliki kesadaran akan kondisinya, yaitu tidak memiliki kesadaran diri akan penyakitnya. Keadaan manik ditandai dengan emosi yang meningkat atau mudah tersinggung, disertai dengan pikiran yang berpacu dan perilaku yang meningkat. Keadaan ini ditandai dengan kegembiraan psikomotorik yang terkoordinasi, yaitu koherensi antara suasana hati, pengalaman batin dan perilaku kehendak, serta keselarasan dengan lingkungan sekitar. Pada kasus yang parah, gejalanya dapat berupa inkoordinasi, ucapan yang tidak teratur, perilaku yang tidak teratur, halusinasi, delusi, dan gejala psikotik lainnya. 2. Ciri-ciri perjalanan penyakit dan manifestasi yang khas Timbulnya penyakit ini lebih awal, sebagian besar sebelum usia 45 tahun, dan episode manik pertama sebagian besar terjadi pada masa muda, dengan onset yang lebih cepat dan dapat berkembang menjadi penyakit dalam beberapa hari. Pasien yang datang pada usia dewasa perlu ditanyakan dengan hati-hati apakah mereka pernah mengalami depresi atipikal, ringan, dan sementara di masa lalu, dan jika ya, diagnosis gangguan bipolar harus ditegakkan. Presentasi episode yang khas: perjalanan episodik dengan interval normal, rentan terhadap episode yang berulang. Episode manik ditandai dengan emosi yang meningkat, peningkatan bicara dan aktivitas, yaitu kegembiraan psikomotorik yang terkoordinasi. 3. Bahaya penyakit Gangguan manik, jika tidak diobati, rentan terhadap episode berulang. Episode berulang jangka panjang menyebabkan kronisitas penyakit, perubahan kepribadian dan gangguan fungsi sosial pasien. Karena kepribadian dan gejala penyakit yang sudah ada sebelumnya, pasien memiliki insiden ketergantungan alkohol, penyalahgunaan zat, dan ketergantungan obat yang tinggi. Dalam keadaan manik, karena lekas marah, kontrol impuls yang lemah dan penilaian yang terganggu, pasien dapat berperilaku tidak rasional, sembrono dan tanpa memperhatikan konsekuensi, membelanjakan uang dengan bebas, berinvestasi secara membabi buta, berteman dan melakukan hubungan seks tanpa pandang bulu, serta menyakiti orang dan menghancurkan barang. Oleh karena itu, setelah keadaan manik didiagnosis, pengobatan aktif diperlukan untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.