Penyakit menular seksual (PMS) adalah sekelompok penyakit menular yang dapat ditularkan melalui kontak seksual dan disebut sebagai PMS di negara kita. Konsep ini berbeda dari PMS klasik, dan mencakup lebih dari 30 jenis penyakit. Yang disebut penularan seksual tidak selalu berarti hubungan seksual, suatu cara penularan, yang dapat memiliki cara penularan langsung, tetapi juga cara penularan tidak langsung, seperti dari orang tua ke janin atau bayi baru lahir. Ada delapan PMS yang saat ini menjadi prioritas di Cina, yaitu AIDS, sifilis, gonore, condyloma acuminatum, herpes genital, soft chancre, limfogranuloma kelamin, dan uretritis non-gonokokus. PMS adalah penyakit sistemik yang ditularkan melalui hubungan seksual dan memiliki gejala kerusakan genital yang jelas, juga dikenal sebagai PMS klasik. Pasien harus mempraktikkan kebersihan dan memperhatikan aspek seksual dalam kehidupan mereka dan tidak berhubungan seks dengan orang lain selain pasangan mereka. Sikap yang baik adalah prasyarat untuk pengobatan yang efektif. Pasien tidak boleh bersikap negatif, karena sebagian besar penyakit menular seksual dapat disembuhkan. Jika tidak diobati, area invasi penyakit tersebut akan meningkat, sekaligus memengaruhi lebih banyak organ tubuh dan bahkan menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sebagian organ tersebut. Hal ini juga bisa membuat pengobatan menjadi lebih sulit. Selama masa pemulihan, penting untuk menjaga suasana hati yang ceria, kebersihan dan kebersihan, menghindari makanan pedas dan menjengkelkan, serta menjaga kondisi fisik yang baik, yang akan memungkinkan tubuh pulih lebih cepat. Oleh karena itu, penting bagi pasien untuk menyesuaikan pola pikir mereka dan secara aktif bekerja sama dengan dokter mereka dalam melaksanakan pengobatan, dan untuk mempertahankan watak optimis dan ceria sehingga pengobatan bisa efektif.