Anak-anak yang menderita penyakit ini mungkin mengalami kejengkelan mendadak atau kambuh secara tiba-tiba, dan beberapa anak mungkin tidak dapat mengendalikan kondisinya dengan mudah, yang mungkin terkait dengan faktor-faktor berikut ini: 1. Menonton televisi untuk waktu yang lama, terutama kartun yang penuh kekerasan dan berkedip-kedip, bermain video game, atau terobsesi dengan perangkat lunak permainan di komputer. Kegemaran yang berlebihan di Internet juga merupakan faktor penting dalam kejengkelan, pengulangan, dan tidak terkendalinya tics. 2. Perselisihan keluarga: terutama ketika orang tua bertengkar dan ketika perjudian tidak berjalan dengan baik, seperti bermain mahjong atau kartu, mereka secara verbal melecehkan anak yang terkena dampak. Fenomena ini telah diamati secara klinis: setiap kali orang tua bertengkar, kondisi anak akan secara signifikan diperparah atau diulang. Ini adalah salah satu faktor utama mengapa pengobatan tidak efektif dan kondisinya tidak dapat dikendalikan dengan mudah. Dalam lingkungan pendidikan yang berorientasi pada ujian saat ini, faktor yang paling menonjol adalah tekanan akademis dan berbagai tekanan psikologis. Pengaruh keluarga, pendidikan dan lingkungan sosial terhadap kondisi ini jelas terlihat. Secara khusus, perlu dicatat bahwa orang tua dan bahkan beberapa profesional medis fokus pada penyakit anak tanpa memperhatikan pengaruh dan sikap orang tua, sekolah dan lingkungan sosial lainnya pada anak, yang semuanya akan mengarah pada lingkaran setan penyakit anak. Semakin orang tua memperhatikan atau menghentikan episode kedutan, semakin sering dan intens mereka menjadi; sebaliknya, jika mereka secara sadar mengabaikannya, semakin mudah mereka meredakannya. 3. Faktor pola makan: terlalu banyak makan makanan berlemak, manis dan kental seperti McDonald’s dan KFC; terlalu banyak makan makanan berbulu seperti makanan laut dan daging kambing; terlalu banyak makan makanan pedas; terlalu banyak makan makanan dingin seperti es krim dan minuman dingin; terlalu banyak minum minuman yang merangsang seperti cola. 4, infeksi: pilek dan infeksi saluran pernapasan lainnya dapat memperburuk penyakit, jadi cobalah untuk menghindari pilek, seperti penyakit harus diobati tepat waktu. 5. Olahraga yang berlebihan: Secara klinis telah ditemukan bahwa olahraga yang berlebihan dapat memperparah kedutan, dan juga telah ditemukan bahwa kedutan diperparah setelah kembali dari perjalanan liburan. Ketidakteraturan dan perubahan dalam hidup dapat memperburuk kedutan.