Sumber utama kalsium bagi anak-anak untuk meningkatkan tinggi badan mereka adalah susu formula atau susu lainnya. Umumnya, bayi yang mendapat ASI normal tidak memerlukan suplemen kalsium terpisah karena ada cukup kalsium dalam ASI untuk diserap oleh bayi. Untuk anak-anak, dengan berkurangnya asupan susu dan peningkatan pola makan makanan biasa, kalsium harus dikonsumsi dari makanan biasa. Ikan, udang, telur, dan daging sapi dapat dikonsumsi secara teratur. Namun, asupan kalsium dari makanan terbatas dan harus dikombinasikan dengan tablet kalsium atau minyak ikan kod dan vitamin D untuk meningkatkan penyerapan kalsium. Rekomendasi diet khusus adalah sebagai berikut: 1. Selain suplementasi kalsium, suplementasi elemen seperti zat besi dan seng tidak boleh diabaikan, dan lebih banyak makanan yang kaya akan elemen seperti jeroan hewan, ikan, dan kacang-kacangan dapat dikonsumsi. 2. Pastikan asupan lemak: Kecuali jika berat badan anak sudah melebihi 25% dari berat badan standar dan mencapai target obesitas, makanan berlemak tidak boleh dibatasi secara ketat. Lebih banyak makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh, seperti ikan dan telur, harus dikonsumsi, dan tidak terlalu banyak makanan yang mengandung asam lemak jenuh, seperti krim dan mentega; 3. Vitamin juga sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, jadi penting untuk mengonsumsi lebih banyak makanan kaya vitamin seperti sayuran dan buah dalam kehidupan sehari-hari.