Apa yang harus dicari dalam USG payudara

Apa yang harus saya perhatikan dalam pemeriksaan USG payudara? Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat kejadian kanker payudara di China meningkat dari tahun ke tahun, dan telah menduduki peringkat kedua tumor ganas wanita, dan peringkat pertama di perkotaan. Efek pengobatan dan prognosis kanker payudara terutama bergantung pada deteksi dini atau terlambatnya lesi. Oleh karena itu, diagnosis dini kanker payudara adalah kunci untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien. Jaringan payudara bersifat dangkal dan memiliki sedikit faktor yang mengganggu, sehingga sangat cocok untuk pemeriksaan USG. USG payudara memiliki keunggulan karena mudah dilakukan, aman, non-invasif, non-radioaktif, dapat diulang dan mudah diterima oleh pasien. Siapa yang membutuhkan USG payudara? Secara klinis, USG terutama digunakan untuk memeriksa hiperplasia lobular payudara, peradangan, kista, fibroid, dan kanker payudara, terutama dalam mengidentifikasi sifat jinak dan ganas dari benjolan payudara, mendeteksi kanker payudara dini, dan memeriksa apakah ada pembesaran kelenjar getah bening pada ketiak dan klavikula, yang dapat memberikan dasar yang dapat diandalkan untuk diagnosis dan pengobatan klinis. Peningkatan teknologi pencitraan USG yang semakin meningkat, terutama munculnya teknologi USG Doppler berwarna, memungkinkan struktur internal, ukuran, bentuk, tepi, jumlah pembuluh darah internal, distribusi aliran darah, dan hubungannya dengan jaringan di sekitar benjolan payudara dapat ditampilkan dengan jelas. Berdasarkan data yang terdeteksi ini, dokter dapat membuat penilaian awal tentang sifat benjolan tersebut. Singkatnya, siapa pun yang menemukan benjolan di payudara pada awalnya dapat menentukan sifat benjolan tersebut melalui USG. Catatan pemeriksaan 1. Dianjurkan untuk mengenakan “cardigan” pada hari pemeriksaan untuk memudahkan pemeriksaan. 2. Selama pemeriksaan, pasien berbaring di tempat tidur pemeriksaan, dengan payudara terbuka sepenuhnya. 3. Dokter pertama-tama mengamati apakah ada perubahan pada penampilan payudara dan puting pasien, serta melakukan palpasi payudara untuk mengetahui ukuran dan lokasi benjolan. Setelah itu, puting susu digunakan sebagai pusat gravitasi untuk penyapuan zona, untuk mengamati dan mencatat bentuk, tekstur, batas, ada tidaknya peritoneum, dan apakah ada fokus kalsifikasi di dalam benjolan, dll. Terakhir, Doppler warna digunakan untuk mendeteksi aliran darah di dalam dan di sekitar benjolan. 4, dokter mengeluarkan laporan pemeriksaan. Bagaimana cara menilai sifat benjolan payudara dengan USG warna? 1 . Morfologi benjolan payudara Batas infiltrasi adalah ciri utama kanker payudara, yang sering ditampilkan sebagai bentuk kaki kepiting dan tanda duri pada USG berwarna. Sebagian besar benjolan payudara dengan batas yang jelas dan bentuk yang teratur adalah jinak. Dalam keadaan normal, kelenjar getah bening di kedua area ini tidak membesar dan teksturnya lembut. Jika kelenjar getah bening di kedua area tersebut ditemukan membesar secara bersamaan, dan tidak ada alasan lain yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening tersebut, maka diduga kuat benjolan payudara tersebut bersifat ganas. Pengapuran di dalam benjolan sangat bermanfaat untuk mendiagnosis kanker payudara. Pengapuran pada kanker payudara ditandai dengan pengapuran yang sangat kecil atau seperti lumpur, dan resolusi tinggi USG dapat dengan mudah menemukan pengapuran pada benjolan tersebut. 4, aliran darah di dalam dan di sekitar benjolan Kanker payudara dapat merangsang tubuh untuk memproduksi faktor angiogenik myxoma, yang akan merangsang angiogenesis dan membentuk jaringan pembuluh darah yang kaya. Ultrasonografi berwarna sering kali menunjukkan adanya aliran darah yang kaya di dalam atau di sekitar massa, dan terkadang dapat menemukan pembuluh darah yang berlubang, terutama pembuluh darah arteri, di dalam massa. Selain itu, dokter USG yang berpengalaman juga dapat menggabungkan ciri-ciri klinis tumor, seperti adanya luapan puting susu yang tidak normal, adanya selulit pada permukaan tumor, serta kekerasan benjolan yang dapat diraba, tingkat aktivitas, dan lain-lain, untuk meningkatkan keakuratan penilaian. Pengingat khusus: Meskipun USG sangat bermanfaat dalam mendeteksi lesi payudara kecil, menentukan sifat benjolan dan posisi tumor yang akurat, diagnosis USG tidak spesifik, banyak lesi yang serupa, dan gambar tumor jinak dan ganas sering kali saling bersilangan, sehingga memudahkan untuk membuat kesalahan diagnosis atau kelalaian diagnosis, dan USG tidak dapat menggantikan alat pemeriksaan patologis seperti pemeriksaan sitologi dengan tusukan dan biopsi dengan tusukan. Oleh karena itu, setelah pemeriksaan USG benjolan payudara, pasien harus pergi ke dokter spesialis untuk penilaian komprehensif oleh dokter dan menentukan pemeriksaan dan rencana perawatan terbaik, dan tidak boleh bertindak sendiri.