Delapan cara untuk mencegah tumor

1, teh lemon untuk mencegah kanker kulit: Para peneliti Universitas Rutgers menemukan bahwa jika bubble tea dengan kulit buah jeruk, peminum yang menderita kanker kulit sel skuamosa kulit akan berkurang sekitar 70 persen atau lebih. Asam sitrat yang terkandung dalam lemon memiliki kemampuan untuk mencegah dan menghilangkan pigmentasi kulit. Penting untuk dicatat bahwa Anda harus menggunakan teh panas. Efektivitas teh beku terhadap kanker kulit tidak sebaik teh panas. 2, kurangi alkohol untuk mencegah kanker kerongkongan: Universitas Lund di Swedia, penelitian terbaru menemukan bahwa pria berusia di atas 45 tahun, jika kurang minum alkohol atau bahkan tidak minum alkohol, dapat mengurangi risiko kanker kerongkongan hingga 50 persen. Jika Anda makan lebih banyak buah dan sayuran, Anda dapat mencegah kanker ini. 3, kurangi makan sosis panggang: Ilmuwan Inggris menemukan bahwa sering makan daging olahan, seperti bacon, sosis, dll., akan sangat meningkatkan risiko kanker usus, khususnya pria. Penanggung jawab penelitian dari World Cancer Research Fund, Dr Rachel Thompson, mengatakan: “Asupan mingguan daging olahan harus dikontrol dalam 70 gram (setara dengan berat tiga potong daging asap)”. Jika Anda hanya ingin makan daging panggang, yang terbaik adalah merendamnya dengan air perasan lemon selama 1 jam sebelum dipanggang. 4, kurangi makan gula dan kurangi minum minuman manis: “makanan” favorit sel kanker adalah gula. Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan bahwa ketika darah mengalir melalui tumor, sekitar 57% gula darah akan dikonsumsi oleh sel kanker, dan menjadi nutrisi yang menyehatkannya. American Journal of Clinical Nutrition juga melaporkan bahwa selama Anda minum dua cangkir minuman manis dalam sehari, risiko kanker pankreas akan menjadi 90 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak minum. 5, semakin sedikit penggunaan ponsel semakin baik: badan anak perusahaan Organisasi Kesehatan Dunia dari Badan Internasional untuk Penelitian Kanker mengumumkan bahwa, setelah seminggu berfokus pada pengumpulan informasi ilmiah yang berkaitan dengan penggunaan ponsel dan tumor otak, mereka memutuskan penggunaan ponsel dari medan elektromagnetik frekuensi radio diklasifikasikan sebagai “kemungkinan karsinogen”. Pengguna disarankan untuk menggunakan headphone sebanyak mungkin dan menghindari ponsel yang dekat dengan kepala dalam waktu yang lama. 6, melakukan pekerjaan rumah tangga untuk mengurangi risiko kanker payudara: Ahli epidemiologi Oxford University Cancer Research Institute Profesor Tim Kee dan rekan-rekannya menemukan bahwa menghabiskan enam jam sehari untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, jalan cepat, atau menanam bunga dan sayuran dapat mengurangi risiko kanker payudara pada wanita sebesar 13 persen. Aktif bergerak selama 2,5 jam sehari dapat mengurangi risiko kanker payudara sebesar 8 persen. Namun, perlu diingatkan bahwa Badan Perlindungan Lingkungan AS dalam penelitian sebelumnya menemukan bahwa proses dry-cleaning tradisional menggunakan pelarut yang disebut perkloroetilena, yang dapat menyebabkan kanker hati, kanker ginjal, dan leukemia, sehingga disarankan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga dengan mengurangi dry-cleaning, dan penggunaan deterjen lembut untuk mencuci pakaian dengan tangan. 7, hindari pemeriksaan radiologi yang tidak perlu: fisikawan medis Universitas Columbia Amerika Serikat David Brunner natrium telah menerbitkan sebuah makalah di New England Journal of Medicine, mengatakan dalam beberapa dekade terakhir, Amerika Serikat memiliki hingga 2% kasus kanker mungkin disebabkan oleh radiasi pemindaian ct. Akumulasi radiasi dalam jangka panjang akan membawa bahaya kesehatan yang lebih besar. 8, makan sesuatu dengan sedikit bawang putih: Amerika Serikat Pusat Kanker Universitas Negeri Ohio, Profesor Earl Harrison mengatakan: “kami menemukan melalui tes urin, bawang putih makan lebih banyak, semakin banyak kandungan karsinogen potensial dalam tubuh lebih sedikit.” Namun, suhu tinggi dapat menghancurkan allicin, zat penangkal kanker yang paling penting dalam bawang putih, sehingga disarankan agar bawang putih yang telah dihancurkan dibiarkan selama 15 menit sebelum dimasak.