Program Pembelajaran Dini untuk anak usia 1,5 dan 2 tahun

Fokus pelatihan 1. Secara bertahap mengembangkan gerakan tangan yang halus dan mengembangkan gerakan berlari dan melompat. 2 . Melatih dan meningkatkan pengamatan dan pemahaman anak secara sistematis. 3 . Menumbuhkan kebiasaan hidup yang baik. 4 . Meningkatkan kemampuan untuk memahami dan mengekspresikan ucapan dan bahasa. I. Penanaman kemampuan kognitif 1. Penanaman kemampuan observasi. (1) Menumbuhkan kesadaran akan orientasi atas dan bawah, dalam dan luar, depan dan belakang. (2) Mengidentifikasi berapa banyak. (3) Membandingkan tinggi badan. (4) Menginstruksikan anak-anak untuk mengamati karakteristik sesuatu, yang membantu pembentukan dan pengembangan perhatian kasual. 2. Pengembangan daya ingat. (1) Memori kosakata. Kembangkan kemampuan bahasa anak. (2) Memori benda-benda. Agar anak dapat mengingat benda-benda yang tidak ada di hadapannya. 3. Pengembangan keterampilan berpikir. (1) Membandingkan ukuran. (2) Mengelompokkan benda berdasarkan ciri-ciri warna. (3) Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. 4. Pengembangan imajinasi dan kreativitas. (1) Permainan imitasi. Orang dewasa menginstruksikan anak-anak untuk memainkan permainan yang meniru situasi sehari-hari. Pada awalnya, orang dewasa dapat menyusun isi permainan dan membimbing anak dalam memainkannya. Permainan ini dapat mendorong perkembangan imajinasi kreatif anak. (2) Membina gambar anak secara sadar dan sistematis tidak hanya mengembangkan kemampuan anak untuk mengenali sesuatu, tetapi juga membantu mengembangkan kemampuan menggerakkan otot-otot kecil tangan dan mengajari anak tentang pendidikan estetika. Pada gilirannya, mereka secara bertahap dapat mengembangkan imajinasi dan kreativitas, serta mengembangkan kemampuan untuk merasakan keindahan seni, alam, dan kehidupan sosial. Melukis juga dapat menumbuhkan kebiasaan baik dalam aktivitas mandiri dan konsentrasi serta mendorong perkembangan kecerdasan. (3) Menumbuhkan kemampuan untuk mendengarkan dan mengapresiasi musik. Musik dapat memberikan rasa keindahan, memperluas imajinasi anak-anak tentang berbagai hal di lingkungan mereka dan meningkatkan perkembangan emosional dan intelektual mereka. Tahun pertama kehidupan seorang anak adalah titik awal untuk pengembangan kemampuan musiknya. Kepekaan musik anak dapat dipupuk dengan mengembangkan kemampuan untuk membedakan tinggi rendahnya nada, panjang pendeknya nada, intensitasnya, warna suara, ritme, melodi dan sebagainya. II. Pengembangan kemampuan motorik 1. Memegang pagar naik dan turun tangga. 2 . Melatih kelenturan dan stabilitas berlari. 3 . Mempromosikan stabilitas, koordinasi dan fleksibilitas gerakan tangan melalui permainan, kerajinan tangan dan mendorong anak-anak untuk melakukan apa yang mereka bisa. C. Penanaman kebiasaan dan keterampilan hidup 1. Tidur: Jumlah tidur siang hari secara bertahap dikurangi menjadi 1 hingga 2. Tidur siang anak dapat diatur setelah makan siang pada siang hari sesuai dengan sistem kerja dan istirahat, dan waktu tidur adalah 1,5 hingga 2 jam. Kebiasaan tidur yang baik adalah refleks terkondisi yang terbentuk setelah banyak pengulangan. 2. Anda dapat mengatur agar anak Anda makan tiga kali sehari: sarapan, makan siang, dan makan malam, dengan camilan yang dijadwalkan di antara waktu sarapan dan makan siang serta di antara waktu makan siang dan makan malam. Kembangkan kebiasaan perilaku makan yang higienis. 3 . Kembangkan kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Bagi anak kecil, mempelajari naluri baru adalah tugas yang rumit. Orang dewasa perlu membantu anak-anak meringankan kesulitan dalam menguasai keterampilan baru ini. 4. Kembangkan kebiasaan merawat mainan pada balita Anda. Bentuklah kualitas moral yang baik dengan mengajarinya untuk mencintai dan menyayangi mainan. 4. Kembangkan interaksi sosial 1. Ajarkan anak untuk menyapa orang lain dengan kata-kata, menyapa dan mengucapkan selamat tinggal, dll. Kembangkan anak untuk belajar peduli satu sama lain dan bersahabat dalam permainan bersama, dan memungkinkan mereka untuk awalnya memahami beberapa konsep sederhana tentang benar dan salah dalam interaksi dengan orang lain. 2. Setelah usia 1,5 tahun, perkembangan bicara dan bahasa anak akan berkembang pesat. Perhatikan pengayaan kosakata bahasa anak. V. Latihan terintegrasi: latihan kinerja, latihan meniru, dll.