Sering marah pada wanita tidak secara langsung menyebabkan kanker, tetapi secara signifikan dapat meningkatkan risiko terkena kanker, terutama kanker payudara. Sering marah dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh, yang secara signifikan dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Wanita modern memiliki peran penting dalam keluarga dan tempat kerja, yang menyebabkan rasa stres dan kecemasan yang lebih besar, yang membuat wanita lebih rentan terhadap suasana hati yang buruk, seperti kemarahan dan depresi, yang dalam jangka panjang dapat memengaruhi fungsi berbagai organ dalam tubuh dan meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker hati. Selain itu, kemarahan dapat menyebabkan gangguan endokrin, yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme seperti hipertensi dan kurangnya suplai darah ke otak, dan dapat dengan mudah menyebabkan pembesaran payudara, gangguan pencernaan, insomnia, gangguan mental, menstruasi yang tidak teratur, berkurangnya fungsi seksual dan banyak penyakit lainnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa 60-70% penyakit klinis berkorelasi dengan kemarahan. Oleh karena itu, bagi wanita yang sering marah-marah, mereka harus memperhatikan untuk menyesuaikan emosi mereka pada waktunya, membaca lebih banyak buku, lebih sering berkomunikasi dengan keluarga dan teman, meredakan emosi buruk pada waktunya dan mempertahankan keadaan pikiran yang sehat dan baik.