Wanita yang menjalani operasi caesar harus lebih memperhatikan dan lebih berhati-hati saat menstruasi dibandingkan dengan wanita yang menjalani persalinan normal, karena adanya bekas luka di perut dan anestesi lumbal setelah operasi untuk mencegah pecahnya luka atau efek samping operasi lainnya, sehingga wanita yang menjalani operasi caesar harus menjaga diri mereka sendiri saat menstruasi agar dapat membantu tubuh mereka pulih dengan lebih cepat. Pertama, wanita yang menjalani operasi caesar harus memperhatikan luka perutnya selama rawat inap, menjaga agar luka tetap kering dan bersih, dan mengganti perban secara teratur untuk mencegah luka terinfeksi atau meradang. Setelah keluar dari rumah sakit, lepaskan perban dan ganti pakaian dalam yang bersih secara teratur. Kedua, perhatikan pola makan, wanita setelah operasi caesar tidak dapat makan makanan biasa segera setelah operasi, tetapi perlu minum makanan cair seperti sup nasi atau sup mie agar tidak menyebabkan perut kembung, dan baru bisa makan makanan biasa pada hari ketiga setelah operasi. Karena kehilangan darah yang berlebihan selama operasi, perlu makan lebih banyak makanan dengan kandungan protein dan zat besi yang tinggi, seperti berbagai jenis telur, ikan, daging tanpa lemak, susu, bayam, daging sapi, dan makanan lainnya. Metode memasak utama adalah mengukus dan merebus untuk menghindari menggoreng, jangan makan makanan yang terlalu berminyak dan tidak dapat dicerna. Sekali lagi, perhatikan kebersihan diri yang baik, setelah penyembuhan sayatan dapat mandi dan mencuci rambut, Anda perlu menggunakan air hangat untuk membasuh tubuh bagian bawah setiap hari, dan juga perlu menyikat gigi setiap hari. Anda juga harus menjaga udara di dalam ruangan tetap segar, dan sinar matahari, suhu serta kelembapan harus sesuai. Jangan selalu berbaring di tempat tidur, tetapi bangunlah dari tempat tidur sedini mungkin untuk melakukan aktivitas ringan untuk mencegah perlengketan usus setelah operasi.