Gejala dan Pengobatan Hiperfagia pada Bayi

  Jika bayi Anda mengalami penumpukan makanan, gejala-gejala berikut ini dapat terjadi: kehilangan nafsu makan, kembung, sakit perut, rasa busuk di mulut di pagi hari, bergoyang-goyang saat tidur, kemungkinan gigi bergemeretak, atau bahkan kehijauan pada kedua sisi hidung, lidah yang tebal dan berwarna putih, bau mulut yang asam, dan tinja yang keras atau diare.  Jika bayi Anda mengalami gejala retensi makanan, orang tua harus segera mengobatinya untuk mencegah penumpukan makanan yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh bayi Anda dan mengakibatkan pertumbuhannya terhambat.  Pertama, jika bayi muntah, orang tua harus disarankan untuk mengurangi asupan makanan untuk sementara waktu dan tidak memberi bayi apa pun yang tidak dapat dicerna saat ini, sehingga perut dan usus bayi dapat beristirahat, biasanya selama 4 hingga 6 jam, selama waktu itu bayi dapat diberi sedikit air, beberapa kali.  Kedua, jika bayi Anda mengalami tinja kering, ia harus diobati untuk memperbaiki pencernaannya. Umumnya, beberapa obat Tiongkok secara rutin diberikan secara oral untuk memperbaiki pencernaan, seperti pepsin majemuk, neijin ayam, atau formula limpa bayi, dan lain-lain, yang dapat membantu menghilangkan gejalanya pada waktunya. Obat-obatan serupa juga tersedia di apotek, terutama untuk mengobati pencernaan, meningkatkan pencernaan dan menghilangkan stagnasi makanan.  Sekali lagi, jika bayi Anda mengalami sakit perut dan kembung yang signifikan, Anda dapat memberikan pijatan pada perut bayi Anda. Karena kulit bayi halus, pijatan harus dikombinasikan dengan minyak pijat dan pijatan searah jarum jam pada perut untuk meningkatkan gerakan peristaltik di saluran pencernaan.  Selain itu, orang tua harus meningkatkan kebiasaan makan bayi mereka, mengurangi jumlah makanan, makan lebih sedikit, dan memilih sayuran ringan, bubur beras yang mudah dicerna, sup mie, mie, dll., Tidak ada makanan yang digoreng atau mengembang, lebih sedikit atau bahkan tidak ada makanan daging, dan dapat makan ikan dan udang dengan tepat.  Selain itu, makanlah lebih banyak buah dan sayuran, tetapi jangan makan buah mentah dan dingin. Jika perlu, probiotik oral atau obat anti-makan diperlukan. Dalam kasus yang parah, bayi kecil juga dapat mengalami perut buncit dan tidak pernah mau makan lagi, dalam hal ini obat herbal Tiongkok, seperti Hovenia Guiding Pill, dapat digunakan.  Terakhir, orang tua harus memperhatikan agar bayi mereka tetap hangat selama perawatan normal, terutama bagian perut yang harus dijauhkan dari udara dingin. Angin dan dingin di perut juga dapat menyebabkan penumpukan makanan, jadi perawatan juga sangat penting.