Tali pusat diikat setelah kelahiran bayi baru lahir. Jika tali pusat disterilkan dengan cara yang terstandardisasi, tali pusat yang diikat biasanya lepas dalam waktu 3-7 hari setelah kelahiran. Namun, ada beberapa perbedaan individu dalam hal waktu lepasnya tali pusat. Pada kebanyakan kasus, tali pusat lepas dalam waktu satu hingga dua minggu, sementara pada beberapa kasus mungkin memerlukan waktu dua hingga tiga minggu untuk lepas, tetapi tidak lebih dari satu bulan. Beberapa bayi baru lahir memiliki tali pusat yang terlambat, yang mungkin terkait dengan faktor-faktor berikut. Misalnya, tali pusat bayi baru lahir lebih tebal, dan pengikatnya tidak terlalu kencang saat mengikat tali pusat, tidak sepenuhnya menghalangi suplai darah tali pusat, sehingga tunggul tali pusat tidak mudah mengalami nekrosis dan lepas. Jika hal ini terjadi, orang tua harus membawa anaknya ke rumah sakit dan meminta dokter bedah untuk merawat kembali tali pusatnya. Dalam beberapa kasus, tali pusat terlambat lepas karena ada beberapa sekresi dari tali pusat dan orang tua tidak melakukan pekerjaan yang baik dalam membersihkan area tersebut, sehingga sekresi lokal dan beberapa noda darah terhubung erat dengan tali pusat yang diikat. Dalam hal ini, kita hanya perlu mendisinfeksi akar tali pusat yang diikat dengan yodium vodka atau alkohol, dan membersihkan sekresi serta noda darah dengan bersih, dan tali pusat akan segera lepas. Tentu saja, ada juga beberapa kondisi patologis, seperti hipotiroidisme, yang dapat menunda tali pusat agar tidak lepas, tetapi umumnya jarang terjadi. Pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir adalah proses alami, dan desinfeksi rutin yang baik sebelum tali pusat terlepas, akan mendorong pelepasan tali pusat secara dini.