Karakteristik kolostrum

Kolostrum adalah susu yang diproduksi oleh payudara wanita dalam waktu 7 hari setelah melahirkan dan memiliki sifat dan nilai gizi yang khas. Kolostrum biasanya kental dan berwarna kuning. Selain itu, kolostrum lebih kaya akan nilai gizi daripada susu matang, umumnya mengandung kadar protein, mineral, dan vitamin A yang lebih tinggi. Kandungan karbohidrat dan lemaknya lebih rendah daripada susu biasa, dan biasanya disarankan agar ibu tidak membuang kolostrum setelah melahirkan, dan kolostrum harus diberikan kepada bayi mereka pada waktu yang tepat. 1. Sifat-sifatnya: Dalam waktu 1-2 hari setelah melahirkan, kolostrum memiliki komposisi yang mirip dengan plasma ibu, dan karena mengandung banyak vitamin A asli, maka warnanya Warnanya kuning dan tidak terlihat seperti ASI, tetapi bersih dan higienis. 2. Nilai gizi: Kolostrum mengandung lebih banyak vitamin dan garam anorganik daripada susu yang lebih matang, yang dapat meningkatkan gerakan peristaltik di saluran pencernaan bayi, membantu pencernaan dan penyerapan, dan memfasilitasi pembuangan kotoran janin. Selain itu, kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh yang dapat melindungi bayi baru lahir dari penyakit, seperti sekretori imunoglobulin A dalam kolostrum yang tidak dihancurkan oleh asam lambung dan enzim pencernaan dan dapat bertindak sebagai pelindung mukosa di usus, menyelamatkan bayi baru lahir dari infeksi oleh patogen usus dan pernapasan. Komposisi kolostrum kemudian berubah hampir setiap hari dan kandungan protein serta anorganiknya berangsur-angsur berkurang, berubah menjadi susu matang setelah 15 hari.