GAMBARAN UMUM
Lipoma hepatik adalah tumor jinak langka yang berasal dari jaringan mesenkim tanpa perubahan ganas, yang sering kali disertai sirosis. Umumnya terjadi pada wanita berusia di atas 40 tahun dan orang yang mengalami obesitas pada usia pertengahan dan lanjut usia. Lipoma hepatik dapat dibagi menjadi lipoma sederhana, hibernoma, dan lipoma campuran. Jika lipoma campuran terdiri dari pembuluh darah, otot polos, dan lemak, maka lipoma ini juga dikenal sebagai lipoma otot polos pembuluh darah.
Etiologi
Etiologi dan patogenesisnya tidak jelas.
Gejala
Lipoma hepatik biasanya tidak bergejala, sebagian besar terdeteksi selama pemeriksaan fisik, dengan ketidaknyamanan epigastrium hanya jika tumornya besar, dan nyeri perut pada beberapa kasus akibat perdarahan intra-tumor.
Pemeriksaan
1. Pemeriksaan laboratorium
Fungsi hati normal, alfa-fetoprotein normal, dan beberapa pasien memiliki metabolisme lipid yang abnormal.
2. Pemeriksaan ultrasonografi
Gema sangat kuat, bintik-bintik cahaya sangat kecil dan padat, dengan pembuluh darah yang masuk ke dalam, tepi tajam, sedikit berlobulasi, intensitas gema pada bagian posterior tumor jelas lebih rendah daripada bagian anterior, dan atenuasi terlihat jelas pada bagian distal.
3. Pemeriksaan CT
CT dapat menunjukkan tanda-tanda karakteristik lipoma, yang dapat dilihat sebagai bayangan dengan kepadatan rendah di area hati, dengan nilai CT negatif, biasanya di bawah -20HU, batas yang jelas, keseragaman internal, dan lobularitas. Pemindaian tambahan pada lesi tidak memperkuat, dan batasnya lebih jelas.
4. Pencitraan resonansi magnetik
Memiliki sinyal tinggi pada gambar berbobot T1 dan sinyal yang lebih tinggi pada gambar berbobot T2. Perilaku sinyalnya sama dengan jaringan adiposa subkutan, dan penggunaan pemindaian urutan penekan lemak dapat membantu menegakkan diagnosis.
5. Pemeriksaan histopatologi
Lipoma hepatik sebagian besar merupakan massa nodular yang terisolasi, dengan batas yang jelas, berbentuk bulat, tanpa selubung, dan diameter berkisar antara 1 hingga 20 cm. Lipoma sederhana terdiri dari sel-sel lemak dewasa. Lipoma angiomiolipoma campuran dan lipoma otot polos mengandung pembuluh darah berdinding tebal, sel otot polos dengan berbagai ukuran, dan adiposit dengan berbagai tingkat degenerasi vakuola yang terlihat. Sel tumor hibernoma berukuran lebih besar, mengalami degenerasi vakuola, adiposit yang kaya lipid, beberapa di antaranya bertransisi menjadi adiposit cokelat granular, dan terlihat vesikula garam kalsium yang membulat.
Diagnosis
Lipoma hepatik biasanya tidak bergejala dan perlu didiagnosis dengan jelas melalui USG, CT, pemeriksaan resonansi magnetik, dan pemeriksaan tambahan lainnya, di antaranya pemeriksaan CT sangat bermanfaat dalam diagnosis lipoma hepatik.
Diagnosis banding
Liposarkoma hepatik harus dibedakan dari liposarkoma hepatik, dan sangat sulit untuk membedakan kedua manifestasi pencitraan tersebut. Perjalanan penyakit Lipoma berkembang secara perlahan, sementara liposarkoma berkembang dengan cepat. Pada pemeriksaan histopatologi, lipoma terdiri dari adiposit yang berdiferensiasi secara matang, sedangkan liposarkoma memiliki sel yang belum berdiferensiasi secara matang dengan inti besar dan sedikit sitoplasma, dan inti selnya bersifat skizon.
Pengobatan
Pengobatan penyakit ini terutama adalah eksisi bedah. Lipoma yang lebih kecil yang terdiagnosis dapat diobservasi untuk sementara waktu, dan jika membesar secara signifikan, dapat diobati dengan pembedahan lagi.
Prognosis
Lipoma tidak akan menjadi ganas dan memiliki prognosis yang baik.