Pertanyaan-pertanyaan utama tentang tumor mukosa jantung

Tumor mukinus jantung adalah tumor primer yang paling umum pada jantung, sebagian besar bersifat jinak dan jarang bersifat ganas. Tumor mukinus dapat terjadi pada permukaan endokard semua jantung, 95% di antaranya terjadi di atrium, sekitar 75% di atrium kiri, 20% di atrium kanan, dan 2,5% di masing-masing ventrikel kiri dan kanan. Tumor musinosa atrium kiri sering terjadi di sekitar fossa ovalis, dan secara klinis, tumor ini sering menyumbat lubang katup mitral, yang mengakibatkan stenosis katup mitral atau penutupan lubang katup mitral. Tumor musinosa dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering terjadi pada usia paruh baya, dan lebih sering terjadi pada wanita. Manifestasi klinis: Manifestasi klinis penyakit ini bergantung pada lokasi, ukuran, sifat tumor dan ada tidaknya serta panjangnya ujung tumor. Jika tumornya besar dan panjang, mudah menyebabkan stenosis atrioventrikular atau insufisiensi penutupan, yang akan menyebabkan perubahan hemodinamik dan serangkaian gejala, sedangkan jika tumornya kecil dan pendek, dapat tidak bergejala dalam jangka waktu yang lama. 1, Gejala obstruktif: palpitasi dini, sesak napas, toleransi olahraga berkurang, tumor mukokel atrium kiri dapat menimbulkan gejala stasis paru yang mirip dengan lesi katup mitral jika menghalangi pembuluh darah paru atau lubang katup mitral; dispnea nokturnal paroksismal, hemoptisis, varises vena jugularis, hepatomegali, dan oedema tungkai bawah pada kasus yang parah. Mucocele atrium kanan dapat muncul dengan gejala yang mirip dengan efusi perikardial jika menghalangi vena cava dan lubang katup trikuspid; vena jugularis yang mengamuk, hepatomegali, dan edema. Gejala obstruktif penyakit ini memiliki karakteristik menyerang dengan perubahan posisi tubuh, seperti pusing episodik dan sesak napas yang berhubungan dengan posisi tubuh, penyumbatan mendadak lubang katup atrioventrikular oleh tumor yang menyebabkan penurunan curah jantung yang signifikan, dan pingsan mendadak atau henti jantung dapat terjadi. Emboli: Emboli pada sirkulasi tubuh dan paru dapat terjadi jika puing-puing tumor mukin atau trombus pada permukaan tumor terlepas. Emboli terjadi pada sekitar 40% tumor mukinus atrium kiri, sedangkan emboli jarang terjadi pada tumor mukinus atrium kanan. 3 . Gejala sistemik: demam, sedimentasi darah yang cepat, anemia, penurunan berat badan dan peningkatan abnormal serum α2 dan β-globulin, yang mungkin terkait dengan nekrosis hemoragik dan infiltrasi sel inflamasi pada tumor. Diagnosis dan dasar diagnostik: 1, gambaran klinis; gejala obstruksi, perubahan suara jantung dan murmur. 2, Ekokardiografi adalah metode terbaik untuk mendiagnosis tumor mukin intrakardiak, terutama ekokardiografi dua dimensi yang dapat dengan jelas menunjukkan kontur tumor dan aktivitasnya. 3, angiografi kardiovaskular menunjukkan lesi yang menempati ruang intrakardiak, tetapi ada tingkat positif palsu, ekokardiografi sendiri, angiografi kardiovaskular lebih jarang digunakan. Pengobatan: Penyakit ini memiliki risiko kematian mendadak, sehingga diagnosis harus dipastikan sedini mungkin bagi pasien yang dicurigai. Setelah diagnosis jelas, reseksi tumor jantung harus dilakukan sedini mungkin, sehingga dapat memperoleh efek penyembuhan yang lebih baik.