Ada beberapa operasi hemoroid invasif minimal yang tidak ditentukan secara klinis, dan ada 6 operasi hemoroid invasif minimal yang umum dilakukan. Operasi hemoroid invasif minimal memiliki karakteristik perdarahan yang lebih sedikit, rasa sakit yang lebih sedikit, dan waktu operasi yang lebih singkat, yang merupakan pilihan terbaik bagi pasien hemoroid. Ada 6 operasi hemoroid invasif minimal yang umum dilakukan, yaitu, hemoroidektomi sirkumfleksa anastomosis (PPH), HCPT invasif minimal, teknologi pistol hemoroid COOK, pemotongan hemoroid anastomosis selektif (TST), ligasi hemoroid otomatis, dan prokolektomi anastomosis trans-anal. Penggunaan bedah hemoroid invasif minimal diindikasikan. Sebagai contoh, pasien dengan gangguan koagulasi parah dan wanita hamil tidak cocok untuk bedah hemoroid invasif minimal. Pasien bedah invasif minimal pada periode pasca operasi harus menghindari olahraga berat, dan memperhatikan kebersihan lokal, menjaga kebersihan anus, untuk mencegah sembelit dan diare. Sebelum menjalani operasi hemoroid invasif minimal, Anda harus berkonsultasi dengan dokter profesional dan secara psikologis harus siap mengikuti instruksi dokter untuk memilih rencana perawatan yang sesuai.