“Mulas” dan “refluks asam”

  Kami sering menjumpai pasien di klinik rawat jalan yang memiliki gejala refluks asam dan nyeri ulu hati yang signifikan, sehingga penyakit pertama yang terlintas dalam pikiran adalah penyakit refluks gastro-esofagus.  GERD, seperti namanya, adalah penyakit di mana isi perut, termasuk makanan, asam lambung dan bahkan empedu, refluks ke kerongkongan dan bahkan mulut, menyebabkan berbagai gejala. Gejala paling umum dari penyakit ini adalah: mulas dan refluks asam.  Mulas: sensasi terbakar di belakang tulang dada, sering terjadi sekitar satu jam setelah makan.  Refluks asam: refluks isi lambung ke dalam kerongkongan dan mulut, yang dapat dirasakan sebagai rasa asam.  Pengobatan: 1. Penyesuaian pola makan dan gaya hidup: Hindari makan berlebihan, sarankan untuk makan lebih sedikit dan lebih sering, dan bergeraklah secukupnya setelah makan untuk mempercepat pengosongan lambung; hindari teh kental, kopi dan cokelat.  Pasien obesitas perlu menurunkan berat badan dan mengenakan pakaian longgar untuk mengurangi tekanan intra-abdomen; tidak ada makanan 2 jam sebelum tidur; bagi mereka yang memiliki kondisi tersebut, kepala tempat tidur bisa terlalu tinggi saat tidur.  2. Obat-obatan: penggunaan rutin obat yang menghambat asam lambung (misalnya omeprazole, rabeprazole, lansoprazole, dll.) dan obat-obatan yang meningkatkan motilitas gastrointestinal (mosapride, itopride, dll.).

English Deutsch Français Español Português 日本語 Bahasa Indonesia Русский