Fiksasi plat palmar adalah prosedur pembedahan yang sangat umum untuk fraktur radius distal, terutama untuk fraktur yang tidak stabil dengan pergeseran palmar. Menempatkan pelat pada sisi palmar radius distal mengurangi risiko provokasi tendon ekstensor, yang merupakan kelemahan utama dari pelapisan dorsal. Namun, iritasi atau cedera pada tendon dorsal terjadi pada 2-6% pasien dengan palmar plate, terutama karena ujung sekrup pada palmar plate yang menembus korteks dorsal. Panjang sekrup biasanya ditentukan secara intraoperatif dengan menggunakan pengukur kedalaman, tetapi pada kasus khusus seperti kominusi kortikal dorsal, sering kali sulit untuk menentukan secara akurat kedalaman lubang sekrup. Selain itu, pada gambar frontal dan lateral pergelangan tangan konvensional, struktur tiga dimensi yang kompleks dari radius distal (simpul Lister, dll.) mungkin tidak terlihat meskipun sekrup menembus korteks. Ada juga beberapa metode klinis untuk menentukan panjang sekrup. Sebagai contoh, Maschke dkk. menggambarkan gambar miring lateral rotasi anterior dan posterior yang membuatnya lebih mudah untuk mendeteksi sekrup yang menembus korteks dorsal dibandingkan dengan tampilan lateral frontal standar, tetapi panjang penetrasi sekrup harus minimal 2-4 mm untuk dapat dideteksi. Sebuah studi pencitraan kadaver oleh Profesor Haug dkk. dari Medical University of Innsbruck, Austria, menunjukkan bahwa pandangan aksial yang condong ke arah dorsal dari radius distal dengan jelas menunjukkan panjang sekrup yang sebenarnya dan mencegahnya menembus korteks dorsal, dan hasilnya dipublikasikan dalam BJJ edisi Agustus 2013 (JBJS [Br] telah berganti nama). Para peneliti memasang enam spesimen kadaver dari radius distal dengan pelat pengunci palmar 2,4 mm dari Synthes. Sekrup ditempatkan di bawah penglihatan langsung, dengan panjang sekrup yang ideal adalah panjang di mana ujung sekrup berada tepat di bawah korteks kontralateral dan belum menembus korteks (pendekatan dorsal lain dibuat dan dikonfirmasi di bawah penglihatan langsung.) Keempat sekrup diberi nomor satu per satu dari sisi radial ke sisi ulnaris, dan spesimen difiksasi secara vertikal dengan rotasi dan fleksi pergelangan tangan yang ekstrim menggunakan metode yang ditunjukkan pada Gambar 1. Radiograf sudut α diambil dari 0 derajat (vertikal) dan dengan interval 5 derajat hingga 45 derajat.