“Gangguan menggaruk kulit saat ini diklasifikasikan sebagai gangguan di bawah kategori ‘gangguan obsesif-kompulsif dan gangguan kejiwaan terkait’, yang memiliki fitur OCD. Misalnya, orang dengan gangguan menggaruk kulit menggaruk kulit mereka berulang kali, seringkali sebagai respons terhadap dorongan untuk menggaruknya berulang kali.
Selain itu, gangguan menggaruk kulit juga lebih mungkin dikaitkan dengan perilaku kompulsif lainnya seperti mencabut rambut (menarik rambut berulang-ulang), mengorek kuku (mencabuti kuku berulang-ulang), dan gangguan dismorfik somatoform (berpikir berulang-ulang tentang masalah yang berhubungan dengan penampilan).”