Perawatan bedah dengan pelepasan invasif minimal

  Dari Oktober 1999 hingga Juni 2005, departemen kami merawat 58 kasus dari 60 lutut dengan kekakuan fibroadhesif sendi lutut dengan operasi pelepasan invasif minimal, dan hasilnya lebih memuaskan.  1. Data klinis 1.1 Subjek Di antara 58 kasus dari 60 lutut, 30 adalah pria dan 28 adalah wanita; usia berkisar antara 17 hingga 56 tahun, dengan rata-rata 40,5 tahun. Terdapat 23 kasus pasca operasi fraktur femoralis tengah bawah, 19 kasus pasca operasi fraktur tibialis plateau, 11 kasus artritis reumatoid (salah satunya adalah lutut ganda) dan 5 kasus pasca operasi arthroscopic (salah satunya adalah lutut ganda). Riwayat medis berkisar antara 3 bulan hingga 11 bulan, dengan rata-rata 4,5 bulan. Rentang ekstensi dan fleksi lutut (derajat) saat masuk: 0°→5°6 lutut, 0°→30°12 lutut, 5°→50°19 lutut, 5°→70°23 lutut. Pasien ditempatkan dalam posisi terlentang untuk anestesi lumbal, dan pita balon digunakan untuk menghentikan pendarahan. Rongga dipulihkan.  (2) Pelepasan ekstra-kapsuler: Melalui sayatan artroskopi, gunakan ujung tumpul, stripper, gunting, dan instrumen lainnya untuk melepaskan adhesi rektus femoris, otot femoralis tengah, otot femoralis medial dan lateral, ligamen kolateral medial dan lateral, serta pita penyangga patela medial dan lateral. Perhatian diberikan pada luasnya pelepasan untuk mencegah cedera pada ligamen dan pembuluh neurovaskular yang penting. Diperlukan untuk menyelesaikan fleksi lutut intraoperatif 100° hingga 120° dan tidak kurang dari 95°. Setelah pembedahan, lutut dibalut secara kompresif dan keesokan harinya, latihan fleksi dan ekstensi sendi (CPM) dilakukan. Lutut kemudian diangkat dari tempat tidur 3 hingga 4 hari setelah operasi.