Apakah “kembar tiga mayor” selalu lebih serius daripada “kembar tiga minor”?

  Istilah “triple positif mayor” umumnya mengacu pada HBsAg positif, HBeAg positif, dan antibodi inti positif dalam dua pasang bagian, sedangkan “triple positif minor” biasanya berarti satu HBeAg lebih sedikit. Tidak jarang kita mendengar pasien “membandingkan” satu sama lain di klinik, dengan mereka yang memiliki “kembar tiga kecil” sering merasa gembira dan mereka yang memiliki “kembar tiga besar” merasa iri, tetapi Tetapi apakah “kembar tiga positif mayor” selalu lebih serius daripada “kembar tiga positif minor”? Tidak demikian halnya.  Pertama-tama, ada beberapa situasi yang berbeda untuk “kembar tiga mayor”: jika pasien “kembar tiga mayor” positif terhadap DNA virus hepatitis B dan memiliki replikasi virus yang aktif, tetapi jika fungsi hati tetap normal, ini berarti pasien berada dalam periode toleransi kekebalan, di mana tidak ada peradangan atau fibrosis yang signifikan pada jaringan hati dan tubuh tidak terpengaruh oleh hepatitis B. Tubuh hidup damai dengan virus hepatitis B dan penyakitnya stabil dan tidak memerlukan pengobatan. Ini tentu bukan hal yang buruk. Namun, jika pasien dengan ‘major triple yang’ memiliki kelainan fungsi hati, seperti peningkatan transaminase, yang tidak pulih dalam waktu enam bulan dan tidak disebabkan oleh faktor lain, tubuh telah memasuki fase pembersihan kekebalan tubuh dan ada verifikasi hati yang signifikan dan kerusakan sel hati, yang membutuhkan perawatan obat.  Selain itu, “small threes” tidak selalu bebas dari kekhawatiran: jika pasien “small threes” memiliki DNA virus hepatitis B yang negatif, transaminase yang normal, dan tingkat antigen permukaan yang rendah atau bahkan tidak ada, ini berarti pasien berada dalam fase replikasi yang tidak aktif atau rendah, yaitu fase kontrol kekebalan. Ini memang keadaan terbaik untuk pengobatan hepatitis B yang lambat. Namun, jika pasien masih positif terhadap virus hepatitis B, maka penyakit ini akan aktif kembali, sering kali disertai dengan fungsi hati yang abnormal, dan menjadi hepatitis B positif-tiga. Meskipun replikasi virus tidak setinggi pada pasien dengan hepatitis tiga besar, dan transaminase seringkali hanya sedikit abnormal, sebagian besar pasien berusia lebih tua dan mengalami peradangan hati sebelumnya, yang dapat menyebabkan sirosis dan fibrosis hati. Dari perspektif ini, “kembar tiga kecil” lebih serius daripada “kembar tiga besar”.  Kesimpulannya, kondisi hepatitis B kronis itu kompleks dan ada banyak jenis hepatitis B. Kita tidak bisa sembarangan menilai tingkat keparahan penyakit hanya berdasarkan apakah itu “kembar tiga besar” atau “kembar tiga kecil”, tetapi harus menggabungkannya dengan tes lain seperti antigen permukaan, fungsi hati, dan DNA virus hepatitis B untuk membuat penilaian yang komprehensif. Penting untuk menggabungkannya dengan tes lain seperti antigen permukaan, fungsi hati dan DNA virus hepatitis B.