Pasien dengan bunyi usus aktif mempertimbangkan penyebab berikut: Pertama, gastroenteritis akut: Ketika gastroenteritis akut terjadi, pasien dengan mukosa gastrointestinal akan mengalami kongesti, edema, erosi, eksudasi dan manifestasi terkait lainnya, dan mual klinis, muntah, kembung, diare, peningkatan peristaltik usus, dan suara usus aktif. Kedua, gangguan pencernaan dan makan yang tidak tepat: dapat menyebabkan gangguan pencernaan, dan juga dapat muncul peningkatan peristaltik usus dan suara usus aktif dan hiperaktif. Ketiga, kelaparan ekstrim: ketika dalam keadaan kelaparan ekstrim, akan terjadi gerakan peristaltik usus yang cepat, suara usus yang lebih keras dan lebih aktif, yang kadang-kadang dapat didengar oleh diri sendiri. Situasi yang disebutkan di atas harus segera dikonsultasikan dan pemeriksaan serta pengobatan yang komprehensif harus diberikan di bawah bimbingan dokter. Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus memperhatikan kehangatan perut, hindari makanan mentah, dingin, keras, pedas dan merangsang, makan lebih sedikit dan lebih sering, dan hindari makan berlebihan.