Pertama-tama, penting untuk memperjelas apa itu “makula”. Sebagian orang menyebut “bercak kuning” yang muncul di permukaan mata sebagai “makula”, yang sebenarnya bukan makula, tetapi hanya Ini bukanlah makula yang sesungguhnya, tetapi hanya “bercak kuning”. Makula yang sebenarnya, yang terletak pada retina di bagian bawah mata, tidak dapat dilihat oleh pasien dengan mata telanjang dan harus diamati dengan alat pemeriksaan khusus. Kedua jenis makula ini, yang berada di lokasi dan sifat yang berbeda, dapat menyebabkan kerusakan yang sangat berbeda pada mata. Akibatnya, penanganannya pun berbeda. Bercak kuning yang terjadi pada kulit kelopak mata, yang disebut xantoma, berhubungan dengan kelainan lipid dan biasanya tidak menimbulkan gejala yang tidak nyaman. Jika perawatannya adalah untuk mengatasi masalah estetika, perawatannya tergantung pada ukuran lesi: jika kecil, dapat diobati dengan ablasi laser; jika lebih besar, dapat diangkat melalui pembedahan. Pada kasus bercak kuning yang terjadi pada konjungtiva bulbi, umumnya di tepi kornea (mata hitam), terdapat nevi berpigmen, bercak berpigmen, dan bercak kelopak mata. Nevi berpigmen atau bintik berpigmen, yang biasanya disebabkan oleh pigmentasi sederhana, sebagian besar merupakan bawaan lahir dan biasanya tidak memerlukan penanganan khusus. Tergantung pada masing-masing kasus, satu-satunya pilihan adalah pembedahan, karena perawatan laser tidak dapat dilakukan pada konjungtiva bulbi. Makula kelopak mata sering terjadi akibat paparan sinar ultraviolet yang terlalu lama dari matahari dan paling sering terlihat pada orang yang tinggal dan bekerja di luar ruangan atau di dataran tinggi. Penanganan makula ini sangat bergantung pada gejala yang dialami pasien dan ukuran lesi. Jika terdapat sensasi benda asing yang signifikan, air mata buatan dapat digunakan. Jika terjadi penyumbatan, obat tetes mata antiinflamasi dapat digunakan untuk jangka waktu yang singkat. Jika ukurannya lebih besar, dapat dilakukan pembedahan. Degenerasi makula yang terletak di fundus mata, terutama merupakan gejala gangguan penglihatan, seperti kehilangan penglihatan dan distorsi penglihatan, yang jauh lebih merusak mata daripada “bercak kuning” pada permukaan mata. Degenerasi makula umumnya diobati dengan injeksi intraokular. Pra-makula dan fisura makula umumnya diobati dengan pembedahan. Untuk edema makula, tersedia injeksi intraokular, perawatan laser, dan terapi fotodinamik.