Secara umum, tidak ada wanita yang tidak boleh makan telur bebek. Dalam keadaan normal, wanita dapat makan telur bebek, tetapi mereka harus berhati-hati untuk memasaknya dengan baik dan memakannya dalam jumlah sedang. Selain kolesterol, telur bebek juga mengandung protein, lemak, dan karbohidrat, yang dapat melengkapi kebutuhan kalori tubuh, juga mengandung berbagai macam vitamin, seperti vitamin A, vitamin D, tiamin dan riboflavin, dll. Selain itu, telur bebek juga mengandung unsur mineral, seperti fosfor, kalium, dan natrium, yang dapat melengkapi berbagai unsur mikro yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, wanita dapat mengonsumsi telur bebek dalam jumlah sedang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, yang juga memiliki manfaat kesehatan tertentu. Namun, perlu diperhatikan bahwa wanita yang alergi terhadap telur bebek harus menghindarinya, karena mengonsumsi telur bebek dapat memicu reaksi alergi, yang dapat menyebabkan diare, mual, muntah, kulit gatal, dan kondisi lainnya, dan pada kasus yang parah, bahkan kesulitan bernapas, sehingga membahayakan kesehatan. Wanita dengan hiperkolesterolemia juga harus berhati-hati dalam mengonsumsi telur bebek untuk menghindari peningkatan lebih lanjut dari lipid darah dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.