Hipoplasia serebelar adalah suatu kondisi di mana otak kecil belum matang dan tetap berada pada tahap tertentu selama kehidupan embrio. Kondisi ini tidak dapat dipulihkan dan terjadi sekitar waktu kelahiran, ketika jaringan otak rusak selama perkembangan yang belum matang. Gejala-gejala berikut ini umum terjadi: 1. Gangguan intelektual dan persepsi: anak-anak dengan hipoplasia serebelar sering menderita kecerdasan rendah, yang terutama dimanifestasikan oleh kecepatan belajar yang lambat dan kebutuhan untuk mengulangi pembelajaran beberapa pengetahuan dasar, sementara gangguan persepsi terutama mengacu pada ketidakpekaan anak-anak atau kurangnya respons terhadap rangsangan eksternal; 2. Koordinasi yang buruk pada tungkai: pasien dengan hipoplasia serebelum menderita stabilitas dan koordinasi yang buruk, yang dapat dengan mudah menyebabkan postur tubuh yang tidak normal, kecanggungan, dan asimetri tubuh. Koordinasi anggota badan yang buruk: pasien dengan hipoplasia serebelar memiliki stabilitas dan koordinasi yang buruk, yang dapat menyebabkan postur tubuh yang tidak normal, bengkok dan asimetris, dan gaya berjalan bergoyang dari sisi ke sisi dalam bentuk bebek yang aneh; 3. Gangguan penglihatan dan pendengaran: gangguan penglihatan terutama dimanifestasikan oleh miopia atau strabismus, dan gangguan pendengaran terutama dimanifestasikan oleh penurunan pendengaran, kemampuan yang buruk untuk mengidentifikasi suara, dan kesulitan dalam menemukan sumber suara; 4. Gangguan bahasa: seiring dengan bertambahnya usia, anak-anak dengan hipoplasia serebelum dapat gagap atau berbicara dengan tidak jelas, dan afasia dapat muncul pada kasus-kasus yang serius. Untuk pasien dengan hipoplasia serebelar, mereka harus lebih memperhatikan dalam hidup mereka, dengan diet tinggi protein dan vitamin, dan asupan lemak yang tepat, yang merupakan zat yang sangat diperlukan untuk pengembangan jaringan otak, dan mencoba untuk menghindari makanan kaleng, yang mungkin mengandung unsur timbal, dan asupan yang berlebihan akan menyebabkan kerusakan pada otak. Orang tua harus bersabar dengan anak-anak mereka, dan mereka dapat pergi ke pusat rehabilitasi khusus untuk memberikan rehabilitasi kepada anak-anak mereka, seperti akupunktur Pijat, dll.