Jika pasien tidak alergi, mereka biasanya dapat makan mangga saat mengalami sakit tenggorokan, tetapi konsumsi berlebihan tidak dianjurkan. Radang tenggorokan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Mangga mengandung polifenol yang memiliki efek antiinflamasi tertentu dan dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang untuk membantu meringankan rasa tidak nyaman. Mangga kaya akan nutrisi dan dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang saat Anda mengalami sakit tenggorokan. Selain itu, aroma mangga yang kaya, dan konsumsinya dalam jumlah sedang dapat membantu menenangkan nafsu makan pasien dan meringankan gejala seperti pusing dan mual. Namun, mangga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, karena kaya akan serat, dan jika dikonsumsi secara berlebihan, mangga dapat dengan mudah membuat perut kenyang dan mempengaruhi makan. Dalam kasus sakit tenggorokan, pasien perlu menjalani tes usap tenggorokan untuk mengidentifikasi penyebabnya dan minum antibiotik untuk pengobatan di bawah pengawasan medis. Selain itu, pasien harus minum lebih banyak air putih dan dapat mengonsumsi teh krisan, teh honeysuckle, teh laut berlemak, dan minuman lain untuk membersihkan panas dan mengusir api, serta dianjurkan untuk makan lebih banyak buah-buahan yang memiliki efek melembabkan tenggorokan seperti semangka, pir, apel, dan anggur, serta menahan diri untuk tidak mengonsumsi makanan yang pedas dan merangsang seperti cabai, bawang putih, dan mustard.