Apakah Anda mengerti? Pengobatan Non-Obat untuk Meredakan Gejala Alergi

Apakah Anda mengalami gejala alergi seperti hidung tersumbat, hidung gatal, dan bersin-bersin? Apakah keharusan mengonsumsi obat anti-alergi dalam jangka waktu yang lama membuat Anda tidak nyaman? Apakah Anda sedang mencari pengobatan non-obat untuk meredakan gejala alergi? Di sini untuk memperkenalkan Anda pada pengobatan non-obat untuk alergi, tetapi ingatlah bahwa pengobatan alami bukanlah pengganti obat. Sebagai suplemen yang efektif untuk pengobatan, mungkin ada baiknya Anda mencobanya. 1 . Akupunktur: Sebuah terapi tradisional Tiongkok kuno, sebuah studi tahun 2013 menunjukkan bahwa pengobatan akupunktur selama 8 minggu membantu gejala alergi dan dapat mengurangi dosis obat alergi. 2, lingkungan rumah anti alergi: serbuk sari luar ruangan kita tidak dapat membantu, tetapi di dalam ruangan kita dapat melakukan sesuatu untuk melindungi. Selama musim serbuk sari, jendela dan pintu harus ditutup dan AC harus digunakan sebagai gantinya. Ganti pakaian dan sepatu bersih saat Anda kembali dari perjalanan, dan bahkan mandi sebelum masuk ke dalam ruangan. 3, filter efisiensi tinggi HEPA: pembersih udara dapat efektif dalam mengurangi gejala alergi kesimpulan bervariasi. Alasan utama ketidaksepakatan ini adalah karena alergen yang menempel di permukaan benda, seperti selimut, furnitur, meja dapur, jauh lebih banyak daripada yang melayang di udara, sehingga menyeka dan membersihkan merupakan langkah penting dalam mengendalikan serangan asma dan gejala alergi. Saat membeli pembersih udara, Anda harus memperhatikan penggunaan kartrid filter HEPA (High Efficiency Particulate Air), yang efektif dalam menyaring serbuk sari dan partikel halus. Gunakan penyedot debu dengan filter HEPA dan vakum secara teratur untuk mengembalikan alergen ke udara untuk meningkatkan efek pemurnian. 4. Probiotik: Bakteri yang bermanfaat ada di saluran pencernaan manusia. Meskipun kontroversial, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa probiotik bermanfaat dalam meredakan gejala alergi seperti hidung tersumbat. Seseorang dapat melengkapi probiotik dengan makanan tertentu seperti yoghurt, kefir, dan juga dengan suplemen makanan. 5. Langkah-langkah perlindungan: Perhatikan untuk menghindari alergen selama musim alergi. Waktu kejadian serbuk sari yang tinggi dalam sehari adalah pukul 5 pagi hingga 10 pagi, sekitar tengah hari juga merupakan puncak indeks serbuk sari, terutama di musim hangat dan berangin. Orang dengan alergi serbuk sari harus menghindari aktivitas di luar ruangan selama waktu-waktu ini. Mengenakan masker dan kacamata saat melakukan pekerjaan bersih-bersih seperti berkebun dapat membantu menghindari iritasi alergen pada mulut, hidung, dan mata.