(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah, dan informasi yang relevan dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Seorang bibi Wang yang berusia 50 tahun mengalami sakit kepala, demam, muntah-muntah, bersama dengan hilangnya nafsu makan dan kesehatan mental yang buruk, serta adanya tanda-tanda tonisitas serviks, yang awalnya didiagnosis sebagai meningitis virus setelah mencari pertolongan medis. Karena infeksi virus ini dapat sembuh dengan sendirinya, pengobatan hanya diberikan untuk gejalanya saja. Setelah pengobatan dengan obat, gejala pada dasarnya membaik dan semua tes kembali normal, dan prognosisnya baik.
Informasi dasar】Perempuan, 50 tahun
Jenis penyakit】Meningitis virus
Rumah Sakit】Rumah Sakit Beijing Anzhen, Universitas Kedokteran Ibu Kota
Tanggal konsultasi】Mei 2021
Rencana pengobatan】 Pengobatan oral (kapsul pelepasan diperpanjang ibuprofen, butiran ribavirin) + injeksi intravena (injeksi manitol)
Masa pengobatan】 2 minggu rawat inap dan tindak lanjut rutin
Efek pengobatan] Gejala ketidaknyamanan berkurang setelah pengobatan, dan prognosisnya baik
I. Konsultasi awal
Ketika kami pertama kali melihat Bibi Wang, dia dalam kondisi mental yang buruk dan melaporkan bahwa dia mengalami gejala sakit kepala 10 hari yang lalu, tetapi tidak ada ketidaknyamanan lain yang terkait dengannya. Bibi Wang tidak memiliki riwayat sakit kepala, dan pemeriksaan fisiknya menunjukkan suhu 37,9℃, denyut jantung 76 denyut/menit, dan tidak ada nyeri tekan perut atau nyeri perkusi.
II. Proses pengobatan
Hasil fungsi hati dan ginjal serta elektrolit tidak menunjukkan adanya kelainan, sedangkan hasil tes darah rutin menunjukkan bahwa persentase neutrofil 31,8%, limfosit 40,6% dan monosit 16,8%, menunjukkan adanya infeksi virus. Setelah berkomunikasi dengan Bibi Wang, dilakukan pungsi lumbal untuk Bibi Wang dengan informed consent yang telah ditandatangani. Hasilnya menunjukkan bahwa tekanan cairan serebrospinal tinggi, jumlah sel total dalam cairan serebrospinal rutin sedikit meningkat, terutama sel mononuklear, dan protein serta gula cairan serebrospinal dan klorida berada dalam kisaran normal. Untuk gejala sakit kepala Bibi Wang, dia diberi kapsul pelepasan diperpanjang ibuprofen untuk mengurangi demam dan menghilangkan rasa sakit, bersama dengan injeksi manitol tetes untuk menurunkan tekanan kranial dan kapsul ribavirin oral untuk pengobatan antivirus, dan tusukan lumbal diulang setelah 2 minggu perawatan obat.
III. Efek pengobatan
Setelah perawatan rawat inap, gejala sakit kepala Bibi Wang membaik secara signifikan. Setelah 1 minggu pengobatan, gejala sakit kepala berkurang secara signifikan, demam dan muntah menghilang, dan kondisi mentalnya masih dapat diterima. Setelah 2 minggu pengobatan, gejala sakit kepala menghilang dan kondisi mentalnya baik. Hasil pungsi lumbal menunjukkan bahwa tidak ada kelainan, yang berarti bahwa penyakitnya secara klinis sembuh dan dia bisa dipulangkan.
IV. Catatan
Kami senang Bibi Wang berangsur-angsur pulih, tetapi kami perlu mengingatkannya untuk beristirahat yang cukup dalam hidup, hindari olahraga berat, berjalan-jalan, bermain tai chi, dll., dan memperhatikan kombinasi kerja dan istirahat untuk memperkuat kemampuan tubuh untuk melawan penyakit. Pada saat yang sama, dianjurkan untuk mengikuti resep dokter untuk pengobatan rutin agar tidak memperburuk gejala sakit kepala. Pilihlah bantal yang lebih lembut.
V. Wawasan pribadi
Bibi Wang, berusia 50 tahun, tidak memperhatikan gejala sakit kepalanya ketika pertama kali muncul, yang menyebabkan gejala semakin parah di kemudian hari. Segera cari pertolongan medis untuk mengidentifikasi penyebab spesifiknya dan ikuti saran medis untuk pengobatan yang tepat. Dalam kasus meningitis virus, jika tidak diobati secara aktif, dapat menyebabkan penyakit serius seperti ensefalitis dan ensefalomielitis disebarluaskan akut, yang bahkan dapat mengancam jiwa, sehingga konsultasi medis yang tepat waktu sangat dianjurkan.