Apa yang harus dimakan selama kemoterapi untuk kanker payudara? Kemoterapi untuk kanker payudara adalah suatu keharusan setelah operasi kanker payudara. Kemoterapi adalah pengobatan konsolidasi untuk kanker kanker payudara dan tidak boleh dianggap enteng. Jika tidak, kanker payudara tidak diangkat dengan bersih setelah operasi. Metastasis dan kekambuhan akan terjadi, yang akan lebih sulit diobati. Jadi, apa yang harus dimakan selama kemoterapi untuk kanker payudara? Inilah yang harus Anda ketahui! Kemoterapi untuk kanker payudara biasanya memiliki banyak efek samping dan mengurangi daya tahan tubuh pasien, sehingga untuk memperkuat daya tahan tubuh pasien, terapi makanan merupakan langkah kunci dalam pengobatan. Pasien harus makan lebih banyak makanan yang dapat memperkuat tubuh dan kekebalan tubuh mereka seperti yang disebutkan di bawah ini, yang dapat membantu pengobatan kanker payudara. (1) Makanlah beberapa buah segar Buah-buahan segar seperti semangka, kiwi, aprikot, apel, pir, dan stroberi kaya akan vitamin C, vitamin B, dan vitamin lainnya, yang memiliki efek anti-kanker tertentu. Kurma tidak hanya mengandung berbagai bahan anti-kanker seperti asam hawthorn, tetapi juga memiliki efek terapeutik pada pengurangan sel darah putih dan trombosit yang disebabkan oleh kemoterapi, sehingga pasien kanker payudara sering kali dapat makan kurma selama kemoterapi. (2) Pengaturan pola makan dan waktu kemoterapi yang wajar Kemoterapi sering kali dapat menyebabkan mual, muntah, dan reaksi gastrointestinal lainnya, sehingga perlu mengatur pola makan secara wajar selama kemoterapi. Pada hari kemoterapi, makanan harus ringan dan lezat; ketika kemoterapi diberikan secara intravena pada saat perut kosong, makanan harus dimakan 3 jam sebelum kemoterapi, ketika makanan pada dasarnya telah dicerna dan dikosongkan, dan makan malam harus dimakan kemudian setelah kemoterapi untuk mengurangi gejala mual dan muntah. Saat mengonsumsi obat kemoterapi secara oral, lebih baik meminumnya setengah jam setelah makan, ketika konsentrasi darah mencapai puncaknya, dan saluran pencernaan akan bereaksi lebih sedikit ketika sudah dalam keadaan perut kosong. Ketika muntah akibat kemoterapi, Anda dapat memasukkan irisan jahe ke dalam mulut Anda, yang akan membantu menghentikan muntah. (Selama kemoterapi, pasien harus meningkatkan asupan protein dan gula, dan mengurangi makan makanan tinggi lemak dan kolesterol tinggi, terutama untuk memastikan asupan protein. Pola makan harus beragam, dengan keseimbangan daging dan sayuran, asam dan basa, dengan memperhatikan warna, aroma dan rasa makanan. Pasien dengan anoreksia bisa makan makanan yang menggugah selera seperti hawthorn, lobak dan kumquat untuk meningkatkan nafsu makan mereka. (4) Makan lebih banyak makanan yang kaya akan bahan anti kanker Penelitian menunjukkan bahwa jenis makanan berikut ini memiliki efek pencegahan dan penyembuhan tertentu pada pasien kanker payudara. (1) Kuman gandum, jamur, wijen, dll. Mengandung zat anti-kanker – selenium. Kandungan selenium dalam makanan terbatas untuk memenuhi kebutuhan tubuh dengan relatif baik, tetapi dapat menghentikan induksi sel tumor oleh karsinogen dalam tubuh dan menghambat pertumbuhan tumor, sehingga disarankan untuk melakukan suplementasi selenium dengan membeli tablet kunyah Selenovac. Bawang putih dan bawang bombay mengandung allicin, yang dapat memblokir sintesis nitrosamin, dan juga mengandung vitamin C dan vitamin A, yang dapat berperan sebagai anti-kanker. ③ Tahu, susu kedelai, kecambah kedelai, dan produk kedelai lainnya kaya akan fitoestrogen, yang secara kompetitif dapat menghambat aksi estrogen dalam tubuh dan berperan sebagai efek anti-kanker. ④ Asparagus mengandung histone, yang secara eksperimental telah terbukti efektif dalam mengendalikan pertumbuhan sel kanker payudara. Selain itu, makanan seperti rumput laut, nori, dan tomat kaya akan bahan anti-kanker dan bermanfaat bagi pasien kanker payudara bila dikonsumsi secara teratur. Reaksi toksik kemoterapi untuk kanker payudara sangat besar bagi tubuh pasien. Pasien yang sehat dapat mengonsumsi beberapa obat herbal Tiongkok untuk mengatur tubuh mereka, memperkuat kekebalan tubuh mereka dan mengurangi kekambuhan kanker payudara. Dalam kehidupan, pasien kanker payudara harus membangun kebiasaan baik dan diet sehat untuk mencegah kambuhnya kanker payudara.