Asam folat tidak secara langsung berhubungan dengan tes NT, karena dianjurkan untuk dikonsumsi pada trimester pertama kehamilan hingga sekitar 12 minggu kehamilan, ketika dosisnya dapat ditingkatkan atau diturunkan sesuai dengan hasil tes dan rekomendasi dokter. Semakin tinggi angka NT, semakin tinggi pula kemungkinan bayi mengalami sindrom Down. Kondisi fisik yang baik dari kedua pasangan dapat mengurangi kejadian sindrom Down. Wanita hamil harus tetap melakukan pemeriksaan kesehatan setelah kehamilan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin. Setelah trimester ketiga kehamilan, janin pada dasarnya telah berkembang dan mengonsumsi tablet asam folat kurang signifikan dalam mencegah cacat perkembangan janin. Namun, suplementasi asam folat yang tepat dapat membantu mencegah berbagai komplikasi kehamilan seperti anemia, hipertensi, dan diabetes selama kehamilan. Selain itu, dosis asam folat perlu disesuaikan di bawah bimbingan dokter untuk menghindari dampak pada ibu dan janin.